Tertekan, Saham Krakatau Steel Mulai Dilego Asing

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
11 April 2019 11:57
Tertekan, Saham Krakatau Steel Mulai Dilego Asing
Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah upaya restrukturisasi utang, saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mulai tertekan pada perdagangan Kamis ini (11/4/2019), meskipun dalam sepekan ini masih menguat 3,65%.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, pada perdagangan hari ini saham KRAS minus 0,44% di level Rp 454/saham, dengan nilai transaksi Rp 1,62 miliar dan volume perdagangan 3,55 juta saham.

Investor asing juga mulas melepas (net sell) saham KRAS, meskipun nilainya relatif rendah yakni Rp 110,25 juta. Bandingkan dengan periode sejak awal tahun atau year to date, asing sudah memborong (net buy) saham KRAS Rp 5,41 miliar di semua pasar.


Secara year to date, saham BUMN produsen baja ini juga masih memberikan gain hingga 13% dan 3 tahun terakhir bahkan naik 37%.

Berembusnya kabar Krakatau Steel akan melebur ke dalam Holding BUMN Pertambangan di bawah kendali PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memang sempat membuat saham KRAS cukup aktif diperdagangkan sepekan ini.


Tim Riset CNBC Indonesia, secara analisis teknikal, sempat memprediksi laju harga saham KRAS dalam sepekan ini. 
Dalam jangka pendek, saham KRAS cenderung menguat dikarenakan posisi harga sahamnya saat ini bergerak di atas rata-rata nilainya dalam 5 hari perdagangan terakhirnya (moving average/MA5).

Beberapa minggu ke depan, harga saham KRAS berpotensi menguji level penahan pelemahannya (support) Rp 416/saham.

Adapun level penghalang penguatan (resistance) KRAS dalam beberapa hari mendatang diperkirakan berada di level Rp 480/saham.





(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading