Sst... Ini Cara BRI Kendalikan NPL Agar Tak Jadi Racun

Market - Rahajeng Kusomo Hastuti, CNBC Indonesia
25 March 2019 17:46
Sst... Ini Cara BRI Kendalikan NPL Agar Tak Jadi Racun
Jakarta, CNBC Indonesia - Menjaga dan menurunkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) menjadi salah satu agenda PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tahun ini. Pada 2018, NPL BRI mencapai 2,14% atau di bawah NPL industri sebesar 2,67%.

"Ada beberapa pipeline yang kami lakukan untuk NPL, terutama recovery atau NPL recovery. Sudah sukses dan kami akan lanjutkan ini, akan meng-create pendapatan," ujar Suprajarto dalam acara Closing Bell CNBC Indonesia TV, Senin (25/3/2019).

"Penurunan NPL mulai kami rintis tahun kemarin, kami lebih selektif memberikan kredit. Semua dari awal seleksi satu-satu, atasan minta RM satu per satu dan kami buat pipeline, ada upaya lain perbaikan bisnis proses dan sebagainya."


Asal tahu saja, Dalam lima tahun terakhir NPL BRI selalu dijaga di bawah 2,5%. Pada 2014, NPL mencapai 1,68%, Setahun kemudian NPL jadi 2,01%. Pada 2016 NPL jadi 2,03% dan 2017 NPL BRI 2,1%.

Pada 2017 BRI telah melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp 42,2 triliun atau 6% dari total kredit. Tahun 2018, restrukturisasi kredit mencapai Rp 49,1 triliun atau 6,1% dari total kredit. Tahun lalu recovery kredit bermasalah BRI mencapai Rp 12,2 triliun.

Simak video tentang cara BRI tekan NPL di bawah ini:

[Gambas:Video CNBC]



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading