Peningkatan Stok Tekan Harga Karet, Terendah dalam 5 Pekan

Market - Taufan Adharsyah, CNBC Indonesia
25 March 2019 09:36
Peningkatan Stok Tekan Harga Karet, Terendah dalam 5 Pekan
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga karet kontrak Agustus di bursa Tokyo Commodity Exchange (TOCOM) pada perdagangan Senin pagi ini (25/3/2019) kembali melanjutkan pelemahan sejak pekan lalu.

Hingga pukul 09:20 WIB harga karet acuan kontrak Agustus amblas 2,9% ke posisi JPY 184,3/kg, setelah juga terkoreksi 1,15% pada akhir pekan lalu (22/3/2019). Dengan begitu, harga karet sedang berada di posisi paling rendah sejak lima minggu terakhir.

Selama sepekan, harga karet terpangkas 4,51% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun nilainya masih tercatat lebih tinggi 8,25%. Akan tetapi jika dilihat dari awal tahun 2018, harga karet telah jatuh hingga 10,84%.




Pergerakan harga karet ditarik ke bawah oleh harga minyak yang terkoreksi cukup dalam sejak akhir pekan lalu.

Setelah amblas hampir 2% pada hari Jumat, harga minyak jenis Brent masih terus berkurang hingga hampir 1% pada perdagangan hari ini.

Mengingat minyak bumi adalah salah satu bahan baku produksi karet sintetis yang sudah bisa bersaing dengan karet alam di berbagai industri, terutama ban kendaraan bermotor, maka pergerakan harga minyak juga akan mempengaruhi harga karet.

Selain itu, berdasarkan laporan yang dilansir dari Reuters, inventori karet untuk minggu yang berakhir pada 22 Maret meningkat 0,8% dibanding minggu sebelumnya. Diketahui bahwa pantauan inventori tersebut dilakukan oleh Shanghai Futures Exchange.

Alhasil, dari sisi fundamental tumpukan stok karet akan membebani pergerakan harga.

Pasalnya bila melihat kinerja industri manufaktur, aktivitas-nya masih terbilang cukup rendah. Terlihat dari pembacaan awal Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur Jepang periode Maret yang masih sama dengan bulan Februari atau berada di angka 48,9.

Sebagai informasi, angka PMI yang berada di bawang 50 berarti terjadi kontraksi pada aktivitas industri terkait. Berlaku pula sebaliknya.

Tampaknya rencana negara anggota International Tripartite Rubber Council (ITRC) untuk mengurangi pasokan karet dunia masih belum memperlihatkan hasil yang signifikan.

Sebagai informasi, harga karet di bursa TOCOM seringkali menjadi acuan harga di kawasan Asia Tenggara.

(US$ 1 = JPY 109.98)

TIM RISET CNBC INDONESIA (taa/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading