Gawat, Bursa Jepang Anjlok 2% Lebih Gara-gara Kabar Resesi AS

Market - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
25 March 2019 07:33
Gawat, Bursa Jepang Anjlok 2% Lebih Gara-gara Kabar Resesi AS
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Jepang dibuka rontok, Senin (25/3/2019), akibat kekhawatiran akan terjadinya perlambatan ekonomi global setelah bursa Amerika Serikat (AS) terjun bebas akhir pekan lalu.

Indeks acuan Nikkei 225 anjlok 2,13% sementara indeks Topix amblas 2,04% di awal perdagangan, AFP melaporkan.

Indeks-indeks acuan Wall Street ambruk Jumat pekan lalu setelah tanda-tanda resesi AS muncul lagi. Dow Jones Industrial Average (DJIA) anjlok 1,77%, S&P 500 ambrol 1,89%, dan Nasdaq Composite jatuh 2,5%.


Imbal hasil atau yield antara obligasi negara AS bertenor tiga bulan dan 10 tahun resmi terbalik atau inverted (inversi) Jumat lalu.


Akhir pekan lalu, yield obligasi pemerintah AS tenor tiga bulan berada di 2,4527%, lebih tinggi ketimbang tenor 10 tahun yang sebesar 2,4373%. Ini menjadi kejadian pertama sejak Januari 2017, dikutip dari Newsletter Tim Riset CNBC Indonesia.

"Saya akan menggarisbawahi bahwa spread yield tiga bulan dan 10 tahun sangat penting sebab The Fed telah melakukan berbagai riset yang memprediksikan resesi di masa depan dan menemukan bahwa indikator ini penting," kata ahli strategi suku bunga di BMO Capital Markets, Jon Hill, dilansir dari CNBC International.

Ia menambahkan bahwa meski inversi saat ini tidak menjamin terjadinya resesi, riset BMO terhadap model Fed New York dan Cleveland menunjukkan 30% peluang akan terjadi resesi dalam 12 bulan ke depan.

Sebagai perekonomian terbesar di dunia, resesi di AS dapat menggulung ekonomi global dan negara-negara lainnya. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading