Efek Skandal Seungri, Valuasi YG Menguap Rp 40,6 T

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
17 March 2019 19:07
Efek Skandal Seungri, Valuasi YG Menguap Rp 40,6 T Foto: Seungri, anggota band K-pop Korea Selatan Big Bang, tiba untuk ditanyai atas kasus suap seks di Kantor Polisi Metropolitan Seoul di Seoul, Korea Selatan, 14 Maret 2019. (REUTERS / Kim Hong-Ji)
Jakarta, CNBC Indonesia - Kinerja emiten lima agensi artis terkemuka di Korea Selatan selama setengah bulan terakhir dihindari oleh pelaku pasar. Akibatnya kapitalisasi pasar (market cap) untuk lima perusahaan itu terjun bebas sampai dengan 17,5% sejak akhir Februari 2019 hingga akhir pekan lalu (periode 25 Februari-15 Maret).

Dikutip dari The Korea Herald, market cap kelimanya jika digabungkan turun menjadi US$ 2,38 miliar (Rp 33,32 triliun, asumsi kurs Rp 14.000/US$) pada Jumat (15/3) lalu. Sementara pada akhir perdagangan di 25 Februari lalu, tercatat nilainya masih sebesar US$ 2,90 miliar (Rp 40,60 triliun).

Lima agensi yang dimaksud, yaitu YG Entertainment (Bigbang, Blackpink, iKon), JYP Entertainment (Twice, Got7, 2PM), SM Entertainment (EXO, SNSD, Super Junior), Cube Entertainment (BTOB, CLC, Pentagon). dan FNC Entertainment (FT Island, CNBlue, AOA). Kelima agensi besar di Korea Selatan itu mencatatkan sahamnya di Korean Exchange (KRX).




Analis HMC Investment Securities Yoo Sung-man mengatakan selera investor untuk saham-saham perusahaan hiburan turun di tengah meningkatnya ketidakpastian skandal seks yang saat ini menyoroti beberapa figur artis.

"Ketika tuduhan baru dan tidak biasa terus muncul ke permukaan setiap hari sehubungan dengan skandal seks terbaru, sentimen investor juga memburuk karena mereka ingin menghindari ketidakpastian. Butuh waktu lama bagi perusahaan hiburan untuk mendapatkan kembali kepercayaan investor," terang dia.

Simak video terkait Seungri di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading