Laba Turun 13,5%, Saham Adaro Ramai Diborong Asing

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
05 March 2019 10:26
Laba Turun 13,5%, Saham Adaro Ramai Diborong Asing
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) langsung diborong investor asing dengan net buy (beli bersih) sebesar Rp 23,16 miliar pada perdagangan pagi ini, Selasa (5/3/2019) setelah perseroan melaporkan kinerja penurunan laba 2018.

Tahun lalu, Adaro mencatat penurunan laba bersih sebanyak 13,5% menjadi US$ 417 juta atau setara Rp 5,8 triliun, dibanding 2017 yang mencapai US$ 483 juta.

Mengacu data Bursa Efek Indonesia, pada perdagangan pukul 10.13 WIB, saham Adaro ditransaksikan sebanyak 60,45 juta saham dengan nilai transaksi Rp 86,4 miliar. Kendati diborong asing, saham ADRO justru minus 0,35% di level Rp 1.405/saham. Secara year to date, saham ADRO naik 16% dengan kapitalisasi pasar atau market cap Rp 45 triliun.


Secara fundamental, dari sisi pendapatan, sebenarnya perusahaan mencatat kenaikan cukup banyak dari US$ 3,2 miliar di 2017 menjadi US$ 3,6 miliar. Namun, dari sisi beban juga tercatat kenaikan signifikan terutama untuk beban lain-lain.


Di 2017, beban lain-lain perusahaan hanya US$ 6 juta dan langsung meroket ke US$ 124 juta di 2018. "Kami mencatat pertumbuhan produksi, mempertahankan marjin yang tinggi dan melaksanakan strategi untuk pertumbuhan jangka panjang," ujar Presiden Direktur dan CEO Adaro Energy Garibaldi Thohir dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/3/2019).


Di pasar global, harga batu bara Newcastle kontrak Maret masih di level tinggi, bahkan sudah naik dalam 5 hari beruntun di level US$ 98,15/metrik ton pada penutupan perdagangan kemarin (4/3/2019). Selama sepekan, harga batu bara sudah terdongkrak 4,75%.



(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading