BI: Ketidakstabilan Ekonomi Kini Berdampak Pada Sektor Dagang

Market - Iswari Anggit Pramesti, CNBC Indonesia
04 March 2019 17:40
BI: Ketidakstabilan Ekonomi Kini Berdampak Pada Sektor Dagang
Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wajiyo menjelaskan saat ini terjadi fenomena pergeseran sektor yang terdampak dari ketidakstabilan ekonomi global. Jika tahun lalu sektor aliran modal yang paling terdampak, kini beralih ke sektor perdagangan nasional.

"Tahun lalu banyak dampak rentetan lebih dirasakan sektor aliran modal asing. Mulai triwulan IV-2018 dan ke depan, akan lebih terasa di sisi perdagangan," jelas Perry, di Dharmawangsa Hotel, Senin (4/3/2019).

Menurut Perry, sektor perdagangan nasional terdampak mengingat kedua negara partner dagang RI yakni, AS dan China menjadi lakon utama perang dagang. Hal ini membuat pertumbuhan ekonomi kedua negara tersebut mengalami perlambatan.


Ekonomi AS tahun lalu masih tumbuh di atas proyeksi, yaitu sebesar 2,9%. Namun, pertumbuhan ekonomi AS saat ini diproyeksi melambat, hanya di kisaran 2,3% dan 2% di tahun 2020. Hal serupa juga diprediksi akan terjadi pada China.

"China tahun lalu masih 6,6%, sekarang 6,3%. Oleh karena pertumbuhan ekonominya turun, mereka mencoba menstimulus moneternya, tapi kurang kuat atas deleveraging, sekarang terkena trade war sehingga ekonomi China turun," ujar Perry.

Dengan melambatnya pertumbuhan kedua negara partner dagang, BI juga memprediksi akan terjadi penurunan permintaan. Namun, Perry meminta agar para pelaku usaha tidak putus asa dan jeli memanfaatkan kesempatan ini, terutama terkait kemungkinan relokasi industri.

"Tapi, sebagai orang dewasa kita tidak boleh menyerah, ada kesempatan dari pertumbuhan ekonomi China yang turun, yaitu, relokasi industri China ke berbagai daerah."

Selain relokasi industri, Perry juga menilai RI perlu mencari negara partner dagang yang baru. Dengan demikian, RI tidak lagi bergantung pada negara yang itu-itu saja.

"Kita harus mengeksplorasi pasar-pasar baru. India, Bangladesh termasuk, negara Afrika."








(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading