Damai Dagang Kian Dekat, Wall Street Siap Menghijau Malam Ini

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
25 February 2019 11:25
Damai Dagang Kian Dekat, Wall Street Siap Menghijau Malam Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham di Wall Street diprediksi akan dibuka menguat pada malam nanti, Senin (25/2/2019). Kontrak futures Dow Jones dan S&P 500 mengimplikasikan kenaikan masing-masing sebesar 40 dan 4 poin, sementara indeks Nasdaq Composite diimplikasikan naik sebesar 13 poin.

Perpanjangan periode 'gencatan senjata' antara AS-China di bidang perdagangan membuat bursa saham Negeri Paman Sam berpeluang mengawali perdagangan pekan ini di zona hijau. Perpanjangan tersebut diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Minggu (24/2/2019) malam waktu AS atau Senin pagi waktu Indonesia melalui serangkaian cuitan di Twitter.


"Saya senang melaporkan bahwa AS telah membuat kemajuan berarti dalam pembicaraan dagang kami dengan China terkait beberapa isu struktural penting, termasuk perlindungan kekayaan intelektual, transfer teknologi, pertanian, jasa, mata uang dan banyak isu lainnya," tulis Trump melalui akun @realDonaldTrump.


"Sebagai hasil dari pembicaraan yang sangat produktif ini, saya akan menunda kenaikan bea impor AS yang dijadwalkan pada 1 Maret. Dengan mengasumsikan kedua belah pihak membuat kemajuan tambahan, kami akan merencanakan pertemuan tingkat tinggi bagi Presiden Xi dan saya di Mar-a-Lago untuk merampungkan perjanjian. Akhir pekan yang sangat baik untuk AS dan China!" tambahnya.

Perpanjangan tenggat pemberlakuan tarif baru ini diumumkan pascakedua negara menggelar negosiasi dagang di Washington pada pekan lalu.

Pada Selasa hingga Rabu pekan lalu, negosiasi yang digelar adalah di tingkat wakil menteri. Sementara pada Kamis dan Jumat, negosiasi tingkat menteri digelar, melibatkan dua tokoh penting yakni Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Wakil Perdana Menteri China Liu He. Saking seriusnya, kedua negara memutuskan untuk memperpanjang negosiasi hingga hari Minggu.
Damai Dagang Kian Dekat, Wall Street Siap Menghijau Hari IniFoto: Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin meninggalkan hotelnya di Beijing untuk menghadiri perundingan dengan China, Kamis (14/2/2019) (Foto: REUTERS/Thomas Peter)

Sebelum pengumuman perpanjangan periode gencatan ini, China telah berkomitmen untuk meningkatkan pembelian barang-barang AS hingga US$ 1,2 triliun, seperti dikutip dari CNBC International.

Berbicara di Gedung Putih pascapengumuman perpanjangan periode gencatan tersebut, melalui Twitter, Trump mengatakan bahwa bisa jadi ada "berita yang sangat besar pada minggu ini atau minggu depan" jika negosiasi dagang berlangsung dengan baik.

"China telah [bersikap] luar biasa. Kami ingin membuat sebuah kesepakatan yang baik untuk kedua negara dan itulah yang benar-benar akan kami lakukan," papar Trump.

Dengan adanya perpanjangan periode 'gencatan senjata', maka kesepakatan dagang yang akan menghapuskan seluruh bea masuk yang selama ini dibebankan menjadi kian mungkin untuk dicapai.

TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading