Suspensi Dibuka, Saham Anak Usaha Grup OSO Ini Liar Lagi

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
30 January 2019 - 11:17
Suspensi Dibuka, Saham Anak Usaha Grup OSO Ini Liar Lagi
Jakarta, CNBC Indonesia - Usai suspensi saham dibuka oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), saham emiten properti milik Grup OSO, PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY), langsung liar kembali dan melesat hampir 25% pada perdagangan sesi I, Rabu (30/1/2019).

Sebelumnya BEI melakukan suspensi atau penghentian perdagangan sementara saham CLAY pada 29 Januari lalu setelah terjadi peningkatan perdagangan secara kumulatif atas saham yang baru listing ini.

Dalam pengumumannya, Kadiv Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan dan PH Kadiv Operasional Perdagangan Yayuk Sriwahyuni akhirnya mencabut suspensi saham tersebut dan CLAY mulai bisa ditransaksikan pada sesi I Rabu 30 Januari ini.


Saham CLAY, pada perdagangan pukul 11.06 WIB, melesat 24,68% ke level Rp 1.440/saham dengan nilai transaksi Rp 1,25 miliar dan volume perdagangan 869.000 saham. Dalam sepekan terakhir, saham CLAY sudah melejit hingga 142%.

Saat listing atau tercatat di BEI pada 18 Januari 2019, saham CLAY juga langsung menguat sampai 70% ke Rp 306/saham dari harga pembukaan perdana di level Rp 180/saham. Dengan melepas melepas 520 juta saham, perusahaan meraih dana lewat mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) sebesar Rp 93,60 miliar.

Tahun ini, Direktur Keuangan Citra Putra Realty Dodon Tri Koeswardana mengatakan perseroan 
berencana menambah portofolio properti dengan membangun rumah sakit dan hotel di Pontianak, Kalimantan Barat. Saat ini perusahaan sudah memiliki lahan di atas 8.500 meter persegi yang masih akan diperluas lagi. 

"Untuk pembangunan hotel dan rumah sakit itu, salah satunya dulu yang akan dibangun. Rencananya mulai tahun ini, tapi saya belum bisa bilang kapan," kata Dodon di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).

Citra Putra Realty didirikan pada 2009, berbasis di Jakarta dan bergerak di bidang properti dan perhotelan yang merupakan anak perusahaan dari PT Citra Putra Mandiri atau OSO Group milik pengusaha dan politisi Oesman Sapta Odang.





(tas/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading