Ini Gurita Bisnis Eka Tjipta Widjaja yang Tercatat di BEI

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
27 January 2019 11:48
Ini Gurita Bisnis Eka Tjipta Widjaja yang Tercatat di BEI
Jakarta, CNBC Indonesia - Eka Tjipta Widjaja sang pendiri sekaligus pemilik konglomerasi bisnis Sinar Mas Group tutup usia pada hari Sabtu, (26/01/2019). Kepergian sang pemilik meninggalkan gurita bisnis yang luar biasa besar.

Mulai dari properti, kertas, telekomunikasi hinga pertambangan dimasuki oleh konglomerasi Sinar Mas ini. Eka Tjipt memulainya sejak tahun 1960 dengan perkebunan kopi dan karet serta dibentuknya CV Sinar Mas di Surabaya, seluruh bisnisnya saat ini dimulai.

Bisnis yang dirintis selama lebih dari 80 tahun ini, saat ini memiliki enam pilar bisnis utama. Perusahaan-perusahaan ini sudah dikenal oleh masyarakat dan sudah menjadi perusahaan terbuka baik di dalam maupun di luar negeri.


Seluruh bisnisnya ini telah mengantarkan Eka menjadi orang terkaya nomor dua di republik ini dengan total kekayaan ditaksir mencapai US$ 8,6 miliar atau sekitar Rp 120,96 triliun yang menurut Forbes beberapa waktu lalu.

Berikut gurita bisnis yang dimiliki oleh mendiang Eka Tjipta Widjaja:

Bisnis Pulp dan Kertas
Bisnis di bidang pulp dan kertas ini dimulai dengan didirikannya PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia pada 1972 di Jawa Timur yang sebelumnya dimaksudkan menjadi perusahaan kimia. Perusahaan ini resmi menjadi perusahaan publik dengan melepaskan 9,30 juta sahamnya ke publik dan memperoleh kode saham TKIM.

Saat ini perusahaan ini memiliki jumlah kepemilikan ublik sebesar 40,32% dan sisanya dimiliki oleh induk usahanya PT Purinisa Ekapersada (Purinusa) sebesar 59,67%.

Selain TKIM, perusahaan dengan usaha serupa lainnya yang juga menjadi perusahaan publik adalah PT Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) yang juga menjadi perusahaan publik di tahun yang sama. Purinusa mendivertasikan kepemilikannya sebesar 47,01% untuk publik.

Seluruh bisnis pulp dan kertas milik Sinar Mas Group ini beroperasi di bawah naungan holdingnya Asia Pulp and Paper (APP) yang tak hanya beroperasi di Indonesia, namun juga di China. Saat ini memiliki total kapasitas produksi mencapai 19 juta ton per tahun dengan penjualan mencakup 120 negara di dunia.

Seiring degan perkembangan pasar, APP juga akan membangun pabrik di India dengan tambahan kapasitas produksi sebanyak 5 juta ton per tahun.
Ini Gurita Bisnis Eka Tjipta Wijaya yang Tercatat di BEIFoto: asiapulpandpaper


Agribisnis dan Pangan
Di bidang bisnis ini, Sinar Mas Group memiliki holding usaha yakni Golden Agri-Resources Ltd (GAR) yang didirikan pada 1996. Perusahaan ini telah menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Singapura sejak 1999.

Beroperasi di Indonesia, GAR memiliki anak usahanya yakni PT SMART Tbk (SMAR) menjadi perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 1992.

SMART memiliki total lahan seluas 138,000 hektar (termasuk plasma). Tak hanya penanaman dan pemanenan pohon kelapa sawit, pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi minyak sawit (CPO) dan inti sawit, perusahaan ini juga melakukan pemrosesan CPO menjadi produk bernilai tambah seperti minyak goreng, margarin, shortening, biodiesel dan oleokimia, serta perdagangan produk berbasis kelapa sawit ke seluruh dunia.

Produknya antara lain berupa minyak curah dan Industri serta minyak goreng dalam kemasan yang dipasarkan dengan merk Filma dan Kunci Mas.

Perusahaan ini mengoperasikan 16 pabrik kelapa sawit, 5 pabrik pengolahan inti sawit dan 4 pabrik rafinasi di Indonesia.

Ini Gurita Bisnis Eka Tjipta Wijaya yang Tercatat di BEIFoto: Produk Sinarmas (Sinarmas.com)

Pengembang dan Realestat

Sinar Mas Land Limited, perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Singapura ini memiliki andil dalam menjalankan bisnis pengembang dan perumahan yang beroperasi di Indonesia, China, Malaysia and Singapore. Perusahaan ini bahkan memiliki portofolio properti yang berlokasi di London, Inggris.

Di Indonesia, bisnis properti Sinar Mas Land dijalankan oleh PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Kedua perusahaan ini saja memiliki core business di pengembangan kota, township, perumahan, komersial, ritel, kawasan industri dan perhotelan.

Selain itu, Sinar Mas Land juga memiliki bisnis patungan (joint venture/JV) dengan Sojitz, perusahaan yang berasal dari Jepang untuk mengembangkan kota bernama PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS).
Ini Gurita Bisnis Eka Tjipta Wijaya yang Tercatat di BEIFoto: Ist


Layanan Keuangan
Melalui PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), bisnis ini memberika layanan keuangan untuk bisnis korporasi termasuk mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta perorangan. Bisnis ini mencakup perbankan, asuransi, pembiayaan nasabah, serta manajemen aset.
Ini Gurita Bisnis Eka Tjipta Wijaya yang Tercatat di BEIFoto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki
Komunikasi dan Teknologi
Tak tanggung-tanggung, Sinar Mas juga mengembangkan bisnisnya ke bisnis pebyedia layanan telekomunikasi di bawah naungan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). Perusahaan ini mengoperasikan 15.000 BTS 4G yang tersebar di 200 kota di seluruh Indonesia.
Ini Gurita Bisnis Eka Tjipta Wijaya yang Tercatat di BEIFoto: Detikcom

Energi dan Infrastruktur
Terakhir, Sinar Mas juga memiliki usaha sebagai penyediaan energi listrik, pertambangan batu bara, infrastruktur, bahan kimia, perdagangan ritel dan multimedia. Usaha ini dijalankan oleh perusahaan bernama PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) yang berdiri pada 1996.

Bersama dengan anak-anak usahanya, DSSA menghasilkan produk dan layanan seperti tenaga listrik, batubara, pupuk, pestisida, bahan kimia, TV berbayar dan layanan internet serta infrastruktur BTS.

Ini Gurita Bisnis Eka Tjipta Wijaya yang Tercatat di BEIFoto: ist/detik.com
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading