Internasional

Setelah Terancam Resesi, Jepang Kini Pangkas Target Inflasi

Market - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
23 January 2019 13:04
Bank sentral Jepang, Bank of Japan (BOJ), memangkas perkiraan inflasinya dan menahan bunga acuan ultra-longgar, Rabu (23/01/2019).
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank sentral Jepang, Bank of Japan (BOJ), memangkas perkiraan inflasinya dan menahan bunga acuan ultra-longgar, Rabu (23/01/2019). Keputusan ini diambil setelah tekanan pada ekonomi meningkat dan melambatnya permintaan global mengancam keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Jepang.

BOJ memangkas perkiraan inflasi konsumen inti menjadi 0,9% pada tahun fiskal yang dimulai April dari sebelumnya 1,4%. Ini adalah penurunan proyeksi keempat untuk inflasi 2019 yang dilakukan bank sentral sejak April 2017.


Proyeksi itu masih di atas 0,7% yang diperkirakan para analis dalam survei Reuters.


Bank sentral juga memangkas inflasi konsumen inti untuk tahun fiskal 2020 menjadi 1,4%, dari perkiraan 1,5% di Oktober.

Bank sentral mempertahankan pandangannya bahwa ekonomi Jepang, ekonomi terbesar ketiga di dunia itu, akan terus tumbuh dengan kecepatan sedang. Namun, tekanan yang meningkat dari perang perdagangan antara Amerika Serikat dan China (mitra dagang terbesar Jepang) membuat banyak analis khawatir tentang prospek tersebut.

"Ekonomi Jepang kemungkinan akan melanjutkan tren pertumbuhan hingga tahun fiskal 2020," kata bank sentral dalam laporan triwulanannya, seperti dilansir dari Reuters.


"Ekonomi luar negeri diperkirakan akan terus tumbuh kuat secara keseluruhan, meskipun berbagai perkembangan akhir-akhir ini membutuhkan perhatian, seperti gesekan perdagangan antara Amerika Serikat dan China."

Sebuah jajak pendapat Reuters dari para ekonom menunjukkan bahwa faktor-faktor eksternal telah meningkatkan peluang Jepang memasuki resesi di tahun fiskal yang akan datang.

Pada pertemuan penetapan kebijakan yang berakhir pada Rabu, BOJ mempertahankan target suku bunga jangka pendek di minus 0,1%.
(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading