Risiko Stabil, Harga Logam Mulia Stagnan Hari Ini

Market - Irvin Avriano A.  , CNBC Indonesia
14 January 2019 10:16
Risiko Stabil, Harga Logam Mulia Stagnan Hari Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) stagnan pada Rp 611.000 per gram dibanding posisi akhir pekan lalu.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini (14/1/19), harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram tidak bergerak pada Rp 61,1 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.  


Produk Gram Harga per gram 11 Jan 19 (Rp) Harga per gram 14 Jan 19 (Rp) Selisih (%)
Emas Batangan0,5709,000709,0000.00%
Emas Batangan1660,000660,0000.00%
Emas Batangan2634,500634,5000.00%
Emas Batangan3627,000627,0000.00%
Emas Batangan5624,000624,0000.00%
Emas Batangan10617,500617,5000.00%
Emas Batangan25613,200613,2000.00%
Emas Batangan50611,700611,7000.00%
Emas Batangan 100611,000611,0000.00%
Emas Batangan250610,000610,0000.00%
Emas Batangan500609,600609,6000.00%
Emas Batangan1,000609,600609,6000.00%
Harga beli kembali-581,000581,0000.00%
Sumber: Logammulia.com

Sumber: Logammulia

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga tidak bergerak di Rp 581.000 dari sebelumnya Rp 581.000 pada periode yang sama. Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Untuk jenis lain, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama. Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Tidak bergeraknya harga emas ukuran kecil itu mengindikasikan risiko yang stabil pada akhir pekan lalu, padahal pasar keuangan justru positif. Beberapa faktor yang memengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.

Saat ini, kondisi pasar keuangan dan investasi domestik masih cukup tertekan. Mata uang garuda masih terkoreksi 0,18% menjadi Rp 14.065 per dolar AS pagi ini, seiring dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga melemah 0,49% menjadi 6.330. 

Pelemahan rupiah tidak sejalan dengan pergerakan dolar AS yang justru melemah pagi ini sebesar 0,13% menjadi 95,55. Di sisi lain, surat berharga negara (SBN) seri acuan 10 tahun juga mengalami penurunan harga, yang dicerminkan oleh naiknya tingkat imbal hasil (yield) di pasar sekunder sebesar 1,2 basis poin (bps) menjadi 7,97. Pergerakan harga dan yield bertolak belakang di pasar sekunder obligasi.

TIM RISET CNBC INDONESIA

(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading