Begini Tanggapan AirAsia Soal Kerja Sama dengan Garuda

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
21 December 2018 19:53
Begini Tanggapan AirAsia Soal Kerja Sama dengan Garuda
Jakarta, CNBC Indonesia - PTĀ AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) tidak menampik pernyataan dari Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, yang menyampaikan rencana kerja sama operasi.

Dendy Kurniawan, Direktur Utama AirAsia Indonesia, mengatakan tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Garuda Indonesia Group dengan mempertimbangkan keunggulan masing-masing maskapai.

Menurut Dendy, AirAsia Indonesia yang merupakan bagian dari AirAsia Group - grup maskapai penyumbang jumlah penumpang internasional terbesar di Indonesia, sementara Garuda Indonesia Group adalah salah satu yang terdepan untuk segmen penerbangan domestik.

"Pembicaraan yang berlangsung masih dalam tahap awal dan belum ada keputusan yang diambil terkait dengan hal tersebut. Namun demikian, kami terbuka dengan berbagai bentuk kerja sama yang dapat mendukung perkembangan industri ini," kata Dendy.


Sebelumnya Askhara menyampaikan, AirAsia Indonesia menawarkan diri untuk menjalin Kerja Sama Operasional (KSO) dengan Garuda Indonesia. "Ya mereka minta KSO dengan kita tapi saya belum bicarakan detailnya," ungkap Askhara di Sarinah, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Meski demikian, Askhar menyampaikan sinyal positif. Apalagi, kerja sama serupa pernah dilakukan Garuda bersama Sriwijaya Group. Dia mengaku ada sejumlah aspek yang jadi pertimbangan.

"Kita akan lihat opportunity-nya kalau dengan AirAsia apa, karena AirAsia ini kuat di [penerbangan] internasionalnya, jadi mungkin kita akan support juga untuk Citilink," urainya.

Lantas, akankah Citilink dan AirAsia Indonesia akan melaksanakan KSO khusus pada penerbangan internasional? "Kita lihat. Kekuatan mereka memang internasional, jadi akan kita lihat. Kita belum reviewing sama sekali. Kita baru bicara-bicara saja," lanjutnya.

Askhara menegaskan, peluang menjalankan KSO terbuka lebar mengingat potensi AirAsia yang cukup positif. Dia pun membandingkan potensi ini dengan capaian Sriwijaya.

"Kita lihat dari potensinya. Kalau Sriwijaya kan jelas menguasai 13%-15% pasar. AirAsia Indonesia cuma 2%, tapi kita harus lihat potensi konektivitasnya dengan regional dia juga cukup kuat. Itu yang kita mau coba," katanya.

Begini Tanggapan AirAsia Diberitakan Kerjasama dengan GarudaFoto: Seragam Garuda Indonesia (dok. Garuda Indonesia)
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading