Tower Bersama Tender Offer Saham GHON pada Rp 1.350/unit
Yanurisa Ananta,
CNBC Indonesia
20 December 2018 14:52
Jakarta CNBC Indonesia - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melakukan penawaran tender wajib milik PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON). Hal ini dilakukan TBIG pasca mengakuisisi sekitar 19,79% atau 108,88 juta kepemilikan saham milik GHON pada kuartal II-2018 silam.
Berdasarkan keterbukan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/12), penawaran tender offer wajib TBIG sebanyak-banyaknya 51.942.360 terhadap saham PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) atau mewakili sekitar 9,44% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor GHON.
Adapun harga penawaran tender wajib sebesar Rp 1.350 per saham, sehingga nilai total penawaran tender sebanyak-banyaknya Rp 70,12 miliar. Periode penawaran tender dilakukan 21 Desember hingga 21 Januari 2019. Dengan tanggal pembayaran 1 Februari 2019.
Pada tanggal 1 Oktober 2018, perseroan telah menandatangani perjanjian pemegang saham Gihon Telekomunikasi Indonesia dengan 54,88% saham dimiliki Rudolf Parningotan Nainggolan, 8,66% dipegang Hotma Linda Ebigail Sirait dan PT Gihon Nusantara Tujuh 7,22%.
TBIG telah mengakuisisi sekitar 19,79% atau 108,88 juta kepemilikan saham milik GHON pada kuartal II-2018 silam. TBIG berhak untuk menjadi pengendali langsung maupun tidak langsung dalam menentukan, baik langsung dan tidak langsung untuk mengelola kebijakan di dalam GHON.
(hps)
Next Article
SUPR Delisting, Pemiliknya Ini Mau Buyback Saham di Harga Rp45.000
Berdasarkan keterbukan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/12), penawaran tender offer wajib TBIG sebanyak-banyaknya 51.942.360 terhadap saham PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) atau mewakili sekitar 9,44% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor GHON.
Adapun harga penawaran tender wajib sebesar Rp 1.350 per saham, sehingga nilai total penawaran tender sebanyak-banyaknya Rp 70,12 miliar. Periode penawaran tender dilakukan 21 Desember hingga 21 Januari 2019. Dengan tanggal pembayaran 1 Februari 2019.
Pada tanggal 1 Oktober 2018, perseroan telah menandatangani perjanjian pemegang saham Gihon Telekomunikasi Indonesia dengan 54,88% saham dimiliki Rudolf Parningotan Nainggolan, 8,66% dipegang Hotma Linda Ebigail Sirait dan PT Gihon Nusantara Tujuh 7,22%.