Ada Gempa dan Tsunami, Inflasi Palu Tertinggi di Indonesia

Market - Chandra Gian Asmara & Samuel Pablo, CNBC Indonesia
01 November 2018 11:33
Ada Gempa dan Tsunami, Inflasi Palu Tertinggi di Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi sepanjang Oktober 2018 sebesar 0,28% month-to-month (mtm). Dengan demikian, secara tahunan atau year-on-year (yoy), inflasi mencapai 3,16%.

Dari 82 kota yang harus dipantau indeks harga konsumen (IHK), sebanyak 66 kota mengalami inflasi, sedangkan sisanya deflasi. Kepala BPS Suhariyanto menuturkan inflasi tertinggi terjadi di Palu, Sulawesi Tengah, yaitu 2,27%.

Menurut dia, sepanjang Oktober, terjadi kenaikan harga, terutama untuk harga makanan jadi, nasi dan lauk pauk. Kontribusinya terhadap inflasi 0,49%. Sedangkan tarif angkutan udara 0,41%, harga ikan dan semen 0,10%.

Sedangkan untuk bahan makanan, menurut Suhariyanto, ada kenaikan. Akan tetapi, nominalnya tidak terlalu besar.


"Kita tahu ada musibah dan bencana, tapi sudah recovery," ujar Suhariyanto di kantor pusat BPS, Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Bencana gempa bumi dan tsunami terjadi di Palu, Sulteng, 28 September 2018. Tercatat jumlah korban meninggal dunia melebihi 2.000 jiwa. Sampai saat ini, tanggap darurat masih berlangsung di provinsi tersebut.

(miq/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading