Analis: Tunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Rebound

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia 13 September 2018 08:34
Analis: Tunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Rebound
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (13/9/2018), diperkirakan akan menguat setelah kemarin ditutup dengan koreksi di sesi kedua perdagangan. Penguatan ini akan berjalan seiring dengan menguatnya Dow Jones Industrial Average di Amerika Serikat (AS) dan sejumlah harga komoditas dunia.

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah 0,57% ke 5.798,15 poin. Dijualnya saham-saham perbankan menjadi faktor utama koreksinya indeks kemarin.



Meski demikian, Kiwoom Sekuritas Indonesia menilai pelaku pasar dan investor masih akan menunggu data ekonomi Amerika Serikat yang akan keluar nanti malam. Beberapa di antaranya adalah inflasi dan initial jobless claims yang berpotensi meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed bulan ini.


Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati pengumuman suku bunga dari European Central Bank yang diestimasikan tetap.

"Namun, rencana tappering off tahun depan setidaknya dapat segera disampaikan agar para pelaku pasar dan investor dapat menyusun kembali portofolionya," tulis Kiwoom Sekuritas Indonesia dalam risetnya, Kamis (13/9/2018).

Sementara itu, Turki telah siap untuk menaikkan suku bunganya. Jika dilakukan tentu akan berdampak baik bagi krisis Turki yang tengah menjadi sorotan.

Sementara itu, MNC Sekuritas menilai indeks hari ini akan menguat seiring dengan faktor dari bursa saham Amerika, EIDO dan pergerakan sejumlah harga komoditas.



"IHSG berpeluang rebound Kamis ini di tengah berlanjutnya kenaikan yield obligasi Indonesia 10 tahun mendekati 8,8% dan CDS 5 tahun yang saat ini berada pada lebel 142,69," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.

Indeks hari ini diperkirakan akan bergerak di kisaran support 5.757 dan resisten di 5.847. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading