Analisis Teknikal

Asing Kembali Masuk, Siang Ini IHSG Ditutup Turun 0,3 poin

Market - yazid muamar, CNBC Indonesia
30 August 2018 12:57
IHSG pada perdagangan setengah hari ini terkoreksi tipis dengan penurunan 0,3 poin (-0,01%) ke level 6.064
Jakarta, CNBC IndonesiaIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan setengah hari pada Kamis (30/8/2018) ini ditutup dengan koreksi tipis sebesar 0,3 poin ke level 6.064, turun 0,01% dibandingkan penutupan indeks kemarin. Kami melihat pelemahan akan berlanjut pada sesi II.

Mengutip data bursa, nilai transaksi pada sesi I mencapai Rp 3,1 triliun. Investor asing kembali membukukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 158 miliar di pasar reguler, berbalik dibandingkan net sell sesi I kemarin sebesar Rp 58 miliar.

Pagi hari ini, indeks bursa nasional dibuka dengan penguatan (gap up) sebanyak 10 poin (-0,17%), kemudian bergerak dengan kecenderungan melemah dengan level terendahnya pada pukul 12:00 di level 6.064 (-0,01%) yang sekaligus menjadi level penutupannya di sesi I.


Penurunan IHSG siang ini terjadi di tengah melemahnya rupiah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Hingga pukul 12:00 WIB, US$1 ditransaksikan pada Rp 14.670 di pasar spot atau melemah 0,16% dibandingkan penutupan perdagangan kemarin.

Lalu, bagaimana dengan pergerakan IHSG pada sesi dua? Tim Riset CNBC Indonesia melakukan analisis secara teknikal sebagai berikut:
Asing Kembali Masuk, Siang Ini IHSG Ditutup Turun 0,3 poinSumber: Reuters
Kami memprediksi IHSG pada sesi II akan bergerak variatif dengan kecenderung bergerak di zona merah, dimulai dengan terbentuknya grafik lilin hitam pendek (short black candle) akibat perdagangan berlangsung sempit di antara rentang 6.064 hingga 6.086.

Meskipun ditutup melemah, indeks masih dalam arah bullish di jangka pendeknya mengingat indeks acuan bursa tersebut masih bergerak di atas garis rerata harga selama 5 hari dan 10 harinya (MA 5 dan MA 10) menurut indikator teknikal rerata pergerakan harga (moving average/MA).

Ada kemungkinan indeks sore nanti akan ditutup di zona hijau mengingat pada posisi menguat menurut indikator rerata pergerakan konvergen dan divergen (moving average convergence divergence/ MACD), karena pada posisi persilangan emas (golden cross).


TIM RISET CNBC INDONESIA

Baca: Sudah Jenuh Beli & Asing Keluar, Langkah Reli IHSG Kian Berat


Artikel Selanjutnya

IHSG Masih Diselimuti Awan Hitam, Begini Proyeksinya Hari Ini


(yam/yam)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading