Marak Akuisisi dan Merger, Jumlah Bank Kecil Menyusut

Market - Gita Rossiana, CNBC Indonesia
06 August 2018 17:01
Marak Akuisisi dan Merger, Jumlah Bank Kecil Menyusut
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, jumlah bank di Indonesia per Mei 2018 mencapai 115 bank. Jumlah tersebut menumpuk di bank BUKU II sebanyak 53 bank dan BUKU III sebanyak 26 bank.
 
Apabila melilhat data tiga tahun sebelumnya, jumlah bank tersebut menurun dibandingkan pada Desember 2015 yang mencapai 118 bank. Perbedaan antara tahun 2018 dengan tahun 2015 adalah jumlah bank BUKU I yang menurun, yakni dari 32 bank pada Desember 2015 menjadi 18 bank pada Mei 2018.

Begitu juga dengan bank BUKU II yang jumlahnya meningkat menjadi 53 bank pada Mei 2018 dari 26 bank pada Desember 2015. Sementara jumlah bank BUKU III dan BUKU IV juga meningkat menjadi 26 dan 5 bank.
 
Penurunan jumlah bank BUKU I ini seiring dengan adanya aksi merger dan akuisisi. CNBC Indonesia mencatat, PT. Bank Metro Express dan PT. Centratama Nasional Bank melebur menjadi PT. Shinhan Bank Indonesia pada tahun 2016.

Shinhan Bank yang merupakan investor asal Korea Selatan ini terlebih dahulu mengakuisisi 98% saham Bank Metro Express pada November 2015 dan kemudian mengakuisisi 75% saham Bank Centratama pada Desember 2015.
 
Tak hanya investor asal Korea Selatan, investor asal Tiongkok, yakni China Construction Bank (CCB) juga mengakuisisi PT. Bank Windu Kentjana International Tbk yang akhirnya dilebur dengan PT. Bank Antar Daerah menjadi PT. Bank China Construction Bank Indonesia.
 
Kemudian ada juga investor asal Korea, Apro Financial Co Ltd masuk Indonesia dengan mengambilalih Bank Andara. Sesuai restu OJK, Apro juga mengambil satu bank lain yaitu PT. Bank Dinar Indonesia.
 
Jejak investor asal Asia Timur lainnya adalah Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ yang berencana menginvestasikan dana puluhan triliun kepada Bank Danamon. Tetapi, bukan bank bernomor buncit yang diakuisisi melainkan bank BUKU III atau bermodal di atas Rp 5 triliun-30 triliun. Selain itu, ada pula Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) yang melebur dengan PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN).



(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading