ANALISIS TEKNIKAL
Jokowi Akan Cabut Aturan DMO, Ini Prospek Emiten Batu Bara
Yazid Muamar,
CNBC Indonesia
28 July 2018 15:02
Saham ADRO masih memiliki peluang menguat secara teknikal hal ini terlihat dari terbentuknya Pola grafik awan penutup cerah  (bullish engulfing) yang memberikan sinyal kenaikan (bullish) yang cukup kuat.
Pada perdagangan bursa saham Jumat (27/07/2018) ADRO ditutup naik 115 poin (+6,21%) ke level Rp 1.965 per unit saham.
Didukung oleh beberapa indikator teknikal seperti rerata pergerakan konvergen dan divergen (moving average convergence divergence/ MACD)Â ADRO menunjukan kecenderungan menguat atau pada posisi persilangan emas (golden cross).
Adapun level-level harga yang dicermati yaitu: Jika harga turun, titik tolakan (support) paling dekat berada pada level Rp 1.800 per unit, Jika harga naik maka titik penghalang paling dekat (resistance) berada pada level Rp 2.250.
Â
Aksi beli masih dimungkinkan terhadap saham ini untuk periode jangka pendek maupun menengahÂ
Â
TIM RISET CNBC INDONESIA
(roy/roy) Add
as a preferred
source on Google
Pada perdagangan bursa saham Jumat (27/07/2018) ADRO ditutup naik 115 poin (+6,21%) ke level Rp 1.965 per unit saham.
Didukung oleh beberapa indikator teknikal seperti rerata pergerakan konvergen dan divergen (moving average convergence divergence/ MACD)Â ADRO menunjukan kecenderungan menguat atau pada posisi persilangan emas (golden cross).
Â
Aksi beli masih dimungkinkan terhadap saham ini untuk periode jangka pendek maupun menengahÂ
Â
TIM RISET CNBC INDONESIA
(roy/roy) Add
source on Google
Next Page
2. PT United Tractors Tbk (UNTR)