Besok, Kookmin Bank Resmi Masuk ke Bukopin

Market - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
26 July 2018 20:34
Besok, Kookmin Bank Resmi Masuk ke Bukopin
Jakarta, CNBC Indonesia - KB Kookmin Bank dijadwalkan masuk menjadi pemegang saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP), pada Jumat (27/7/2018) besok, dengan menggenggam kepemilikan sekitar 22%.

Berdasarkan keterbukaan infomasi yang dihimpun CNBC Indonesia, Kamis (26/7/2018), Bank asal Korea dengan aset lebih dari Rp 4.100 triliun ini, akan mengambil 2,56 miliar saham baru Bukopin pada
harga Rp 570 per lembar. Hasil dari eksekusi rights issue Kookmin tersebut, Bukopin akan mendapatkan tambahan modal sebesar Rp 1,46 triliun.

Kepastian tersebut datang karena pelaksanaan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) pada Penawaran Umum Terbatas IV (PUT IV), hanya dieksekusi sebanyak 151.020 lembar saham atau setara dengan Rp 86,08 juta. Pelaksanaan HMETD tersebut selesai pada 25 Juli sejak dimulai pada 13 Juli.


Adapun sisa HMETD yang tidak dieksekusi oleh pemegang saham eksisting mencapai 2,72 miliar lembar atau setara dengan Rp 1,55 triliun.

Nah, sesuai dengan prospektus, Kookmin Bank menjadi pembeli siaga dalam aksi korporasi ini. Kookmin wajib mengeksekusi sisa HMETD yang belum terserap dengan jumlah maksimal 2,56 miliar saham atau setara Rp 1,46 triliun. Periode pelaksanaan pembeli siaga akan dilaksanakan Jumat besok.

Sementara itu, Bosowa Corporindo, Pemerintah Indonesia, dan Kopelindo sebagai pemegang saham Bukopin diketahui tidak mengeksekusi seluruh HMETD yang dimiliki. Para pemegang saham tersebut akan terdilusi kepemilikan sahamnya hingga 23,08% dari posisi sebelumnya.

Per 31 Maret 2018, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo sebanyak 30%, Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo) sebanyak 18,09%, Negara RI 11,43% dan selebihnya sebanyak 40,48% dikuasai oleh masyarakat.

Sebelumnya, Direktur Bank Bukopin Rachmat Kaimuddin menjelaskan, dengan adanya Kookmin Bank, Bank Bukopin berpeluang untuk mendapatkan dua pemegang saham pengendali. Namun, hal tersebut tetap ditentukan oleh regulator."Pemegang saham pengendali ditentukan oleh OJK," ucap dia.

Sementara itu, melalui rights issue tersebut, perseroan berharap bisa menghimpun dana Rp 1,55 triliun. Melalui dana tersebut, perseroan berharap bisa meningkatkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) 2% menjadi 13,5%. (dob/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading