Kecemasan Perang Dagang Batasi Penguatan Wall Street

Market - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
03 July 2018 06:27
Kecemasan Perang Dagang Batasi Penguatan Wall Street
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham-saham Amerika Serikat (AS) berhasil ditutup menguat pada perdagangan hari Senin (2/7/2018) yang merupakan hari perdagangan pertama di kuartal ketiga. Namun, penguatan yang dipimpin sektor teknologi itu masih terbatas akibat masih membayanginya kecemasan akan kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 35,77 poin atau 0,15% ke 24.307, 18 setelah sebelumnya sempat anjlok hampir 200 poin. Microsoft menguat 1,4% dan mendorong naik indeks tersebut.

S&P 500 bertambah 0,3% menjadi 2.726,71 dengan sektor teknologi naik 1%. Nasdaq Composite melompat 0,8% ke posisi 7.567,69 karena Facebook, Amazon, dan Netflix semuanya ditutup menguat, CNBC International melaporkan.


Indeks-indeks utama tersebut turun tajam selama sesi perdagangan hari Senin karena makin cemasnya Wall Street akan perseteruan dagang antara AS dan rekan-rekan dagang utamanya.


"Fundamental yang positif terhapuskan, dalam jangka pendek, oleh ketakutan akan potensi negatif dari drama perdagangan," kata Tom Essaye, pendiri The Sevens Report.

Pemerintahan Trump dikabarkan sedang menyusun rancangan undang-undang yang memungkinkan Gedung Putih secara sepihak menaikkan bea masuk tanpa persetujuan kongres, menurut laporan Axio hari Minggu. Jika pembahasan itu berlanjut, berarti AS akan bertindak di luar aturan dan kebijakan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Di lain pihak, Financial Times melaporkan AS akan dikenakan bea impor baru senilai US$300 miliar (Rp 4.316 triliun) oleh Uni Eropa (UE) bila Washington tetap mengenakan tarif bagi pabrikan kendaraan Eropa.

Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross pada hari Senin mengatakan Trump tidak akan berubah pikiran bahkan jika pasar saham turun tajam akibat perang dagang. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading