Satuan Lot Berubah, Ritel Bisa Beli Saham Unilever Dkk

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
02 July 2018 08:55
Satuan Lot Berubah, Ritel Bisa Beli Saham Unilever Dkk
Jakarta, CNBC Indonesia - Wacana yang disampaikan Bursa Efek Indonesia (BEI) merevisi jumlah saham dalam satu lot harus dibicarakan dengan pelaku pasar agar tidak menimbulkan polemik. Kalangan analis menilai, rencana perubahan satuan lot menjadi lebih kecil bisa meningkatkan likuiditas karena investor ritel bisa membeli saham-saham yang harganya sudah tinggi.

Analis Mirae Asset Sekuritas Christine Natasya sependapat dengan rencana BEI dalam merevisi satuan lot dalam meningkatkan likuditas perdagangan. dengan jumlah satuan yang lebih kecil, jumlah pelaku pasar yang melakukan perdagangan tentunya akan lebih meningkat.

Selain itu, pelaku pasar yang selama ini kesulitan untuk membeli saham emiten yang harganya cukup tinggi diharapkan mampu untuk masuk dan berinvestasi ke saham tersbut apabilai satuan lot yang lebih sedikit diterapkan.


"Karena ritel-ritel kecil biasanya tidak bisa beli saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) atau saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) karena harga mahal, nah jadi kedepan bisa beli dan saham tersebut jadi lebih volatile juga tentunya," ujar Christine saat dihubungi CNBC Indonesia.

Sementara itu, Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan tentunya rencana tersebut menimbulkan pro dan kontra bagi para pelaku pasar.

BEI diharapkan untuk terus mengkaji, menemukan nilai positif dan faktor pendorong dalam rencana perubahan jumlah saham dalam satu lot tersebut.

"Kalau saya pikir BEI harus membuat study dulu, melihat apa benar-benar butuh. namun kalau masalah likuiditas sebenarnya sekarang likuiditas perdagangan sudah cukup bagus," ujar Omer.

Sebelumnya, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Laksono Widito Widodo mengatakan ke depan BEI akan melakukan review terhadap kondisi pasar saat ini, salah satunya dengan revisi jumlah saham dalam satu lot.

"Akan direview berapa satu lot, bursa akan mengarahkan itu untuk likuiditas pasar," kata Laksono di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (29/6).

Dia optimis bisa merevisi jumlah saham tersebut mengingat sebelumnya BEI sudah pernah melakukannya pada 2014 lalu dengan menurukan jumlah saham dalam satu lot yang sebelumnya sebanyak 500 unit menjadi 100 unit. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading