Perang Dagang Berkecamuk! Eropa & Kanada Cs Siap Balas AS

Market - Herdaru Purnomo, CNBC Indonesia
01 June 2018 05:01
Mayoritas partner dagang AS siap melancarkan serangan balik menyusul kebijakan tarif impor untuk baja dan alumunium
Jakarta, CNBC Indonesia - Mayoritas partner dagang AS siap melancarkan serangan balik menyusul Presiden Donald Trump yang bakal mengenakan tarif impor untuk baja dan alumunium kepada Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa.

"Ini proteksionisme, asli dan mudah," ungkap European Comission's President, Jean-Claude Juncker saat mengumumkan 'serangan balik' atas impor produk AS dari selai kacang sampai motor.

Meksiko yang merupakan negara ketiga terbesar partner dagang AS juga melancarkan serangan balik dengan mematok tarif impor daging babi, apel, anggur, keju, sampai besi seperti dilansir dari CNBC International, Jumat (1/6/2018).


Kanada sendiri, negara kedua terbesar yang merupakan partner dagang AS setelah China langsung merespons dengan menyebut 'sebuah dolar untuk dolar' dan menyatakan langkah AS absurd.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau menyatakan langkah AS tak bisa diterima. Logam Kanada dan Aluminium yang masuk dengan terkena tarif tinggi bisa membahayakan dan meningkatkan risiko.


Ekspor asal AS yang ditargetkan Uni Eropa termasuk perhiasan, whiskey Bourbon, Automotive Glass, sampai produk personal.

Seperti diberitakan sebelumnya, di bawah kendali Presiden Donald Trump, AS akan mengenakan tarif aluminium dan logam impor dari Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa yang membuat adanya ketakutan baru perihal perang dagang yang meluas.

Kebijakan AS tersebut diungkapkan langsung oleh Sekretaris Perdagangan AS Wilbur Ross dalam briefieng melalui sambungan telepon. Adapun tarif yang dikenakan mencapai 25% untuk baja impor dan 10% untuk aluminium impor dan langsung berlaku pada Jumat ini.


"Kita akan lihat ke depan untuk negosiasi, tapi Kanada dan Meksiko berbarengan dan Uni Eropa di tangan lainnya karena ada isu lain yang harus ditangani," kata Ross seperti dilansir Reuters, Jumat (1/6/2018).

Untuk diketahui, Kanada merupakan pemasok logam terbesar ke AS. Alhasil, Peso Meksiko dan Dolar Kanada pun terdepresiasi langsung masing-masing 1% dan 0,6%.

Presiden Donald Trump mengumumkan penetapan tarif sejak Maret 2018 terhadap negara-negara terutama China. Hal ini merupakan langkah sang Presiden untuk menjaga industrinya dengan menerapkan proteksionisme dengan tagline 'America First'.


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading