Kerja Keras Bagai Kuda, Ramayana Bagi Dividen Rp 268,91 M

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
25 May 2018 13:41
Kerja Keras Bagai Kuda, Ramayana Bagi Dividen Rp 268,91 M
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) membagikan dividen Rp 268,91 miliar atau 66,1% dari total laba bersih 2017 yang mencapai Rp 406,6 miliar.

Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan hari ini, setiap pemegang saham berhak mendapatkan Rp 40 per saham yang akan dibayarkan pada 29 Juni 2018.

Sisa laba bersih sebesar Rp 137,66 miliar akan dicatatkan sebagai laba ditahan perseroan yang akan digunakan untuk pembukaan toko di daerah industri Jababeka dan kawasan indusrtri lain di Jawa dengan strategi baru. Strategi tersebut dimulai dari pengembangan konsep life style di mall dengan konsentrasi pada penjualan department store khususnya dari barang konsinyasi.


"Pada 2018 kami sudah menambah tiga toko baru yaitu di Cibubur, Bekasi Timur dan Cakung. Sedangkan untuk yang berkonsep life style kami sudah ada dua yaitu Ramayana Prime ada dua di Jatinegara dan Cibubur," ujar Suryanto, Direktur Perseroan di Gran Mercure Hotel, Jumat (25/5/2018).

Tiga toko tersebut hingga saat ini perseroan telah memiliki 119 unit gerai konvensional yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Selain itu, penambahan tiga toko tersebut masuk dalam anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) perseroan tahun ini sebesar Rp 300 hingga Rp 400 miliar.

"Capex tahun ini itu semua disediakan dari dana internal. Yang jelas planning pertama kamu sudah tambah tiga toko, satu lagi kami masih negosiasi yang berlokasi di Pekan Baru," tambah Suryanto.

RALS menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 1,1% hingga akhir tahun ini dibandingkan pendapatan pada 2017 sebesar Rp 5,86 triliun.

Sebelumnya, di sepanjang kuartal-I 2018 pendapatan RALS tercatat menurun sebesar 2,61% menjadi Rp 1,05 triliun dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,07 triliun. Namun, laba perseroan pada periode tersebut tercatat naik signifikan sebesar 410,86% menjadi Rp 14,67 miliar.

Sedangkan, disepanjang 2017, perseroan mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 0,5% menjadi Rp 406,6 miliar dibandingkan laba bersih pada 2016 sebesar Rp 408,5 miliar. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading