PTPP Terbitkan Obligasi Rp 1,5 T, Kuponnya 8,25% - 8,5%

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
24 May 2018 20:41
PTPP Terbitkan Obligasi Rp 1,5 T, Kuponnya 8,25% - 8,5%
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan dan mengincar dana maksimal Rp 3 triliun. Penerbitan obligasi ini dilakukan dalam dua tahap.

Untuk PUB Obligasi Tahap I, PTPP berencana untuk menerbitkan Rp 1,5 triliun dengan target pencatatan pada awal Juli 2018 dengan masa penawaran awal dimulai pada tanggal 24 Mei 2018 hingga 5 Juni 2018.

Sedangkan untuk tahap II yaitu sisa plafon sebesar Rp 1,5 triliun akan diterbutkan perseroan pada tahun 2019 mendatang.


Dalam tahap I tersebut, PTPP menawarkan obligasi dalam dua seri, yaitu seri A untuk jangka waktu tiga tahun memiliki tingkat bunga (kupon) sebesar 8,25% dengan sistem pembayaran kupon secara triwulanan.

Sedangkan untuk seri B memiliki jangka waktu lima tahun dengan tingkat kupon sebesar 8,50% dan system pembayaran kupon secara triwulanan.

"Hasil dana dari penerbitan obligasi tersebut digunakan untuk pendanaan proyek-proyek infrastruktur dan juga bisa sebagai modal kerja dan investasi perseroan," ujar Lukman Hidayat, Direktur Utama PTPP di Ritz Carlton Hotel, Kamis (24/5/2018).

Proyek-proyek yang akan didanai melalui hasil obligasi tersebut diantaranya proyek tol milik perseroan, industrial real estat serta proyek pelabuhan.

Selain itu, untuk sisa dana dalam pembangunan proyek yang telah dikerjakan, perseroan sudah memiliki pendanaan pembiayaan yang diberikan oleh perbankan.

"Kalau aksi untuk perseroan itu nanti ditambah pendanaan dari sisa plafon obligasi yang akan diterbitkan tahun depan sebesar Rp 1,5 triliun. Sedangkan sisanya berasal dari plafon kami yang berasal dari perbankan, kami memiliki pembiayaan jangka panjang dan pendek hingga Rp 5 triliun," tambah lukman.

Dalam obligasi tersebut, perseroan menunjuk PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek dalam aksi korporasi tersebut.

Sementara itu, obligasi berkelanjutan perseroan juga telah mendapatkan rating idA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). (roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading