Temukan Cadangan Emas Raksasa, Antam: Masih Eksplorasi

Market - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
21 May 2018 14:42
Temukan Cadangan Emas Raksasa, Antam: Masih Eksplorasi
Jakarta, CNBC Indonesia- PT Aneka Tambang (Antam) Tbk tengah gencar melakukan ekspansi bisnis, salah satunya dengan menggandeng perusahaan tambang internasional Vale untuk menggali tambang emas di Nusa Tenggara Barat.

Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Ariotedjo, mengatakan untuk tambang di Dompu, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ini, Antam bekerjasama langsung dengan Vale S.A dari Brasil. Kerja sama berupa pembentukan entitas baru yakni PT Sumbawa Timur Mining.




"Dengan komposisi Vale 80%, Antam 20%," kata Arie kepada CNBC Indonesia, Senin (21/05/2018).

Menurut Arie saat ini kedua pihak masih dalam tahap eksplorasi awal, belum diketahui pasti berapa besar produksi atau kapan bisa mulai produksi. "Masih lama, masih tahap eksplorasi," katanya.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin , yang merupakan induk usaha BUMN tambang, sebelumnya mengatakan cadangan emas yang ada di Dompu ini diperkirakan dua kali lipat dibanding cadangan emas yang dimilikii PT Newmont Nusa Tenggara (sekarang PT Amman Mineral).



Menurut Budi, porsi Antam di kongsi tersebut memang sedikit karena keterbatasan modal.

Selain emas, tuturnya, cadangan tembaga di Dompu juga dipekerkirakan lebih besar dari PT Merdeka Copper Gold Tbk yang memiliki tambang di Jawa Timur.

"Kenapa saya buka? Agar cadangan ini tidak hilang diambil oleh orang lain," ujarnya. Bila mengacu pada klaim Budi, maka cadangan emas di Dompu diperkirakan mencapai 1,38 juta ton emas karena tambang Batu Hijau milik Newmount memiliki cadangan 690 ribu ton emas. Sementara cadangan tembaga di Dompu diperkirakan melebihi 8,6 juta ton atau 19 miliar pounds sesuai cadangan tembaga di Merdeka Copper.
(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading