Kembangkan Bisnis Digital, Kresna Siapkan Dana Rp 350 M

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
17 May 2018 18:36
Kembangkan Bisnis Digital, Kresna Siapkan Dana Rp 350 M
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) pada 2018 berjumlah Rp 350 miliar. Anggaran tersebut salah satunya untuk mengembangkan bisnis digital dan teknologi perseroan yang mana pada kuartal I-2018 berkontribusi pada 84,3% pendapatan.

Perseroan melirik seluruh unit bisnis yang berasal dari digital, baik digital berbasis financial technology (fintech) hingga digital berbasis transportasi. Sedangkan untuk dana dari capex tersebut, berasal dari kas internal perseroan.

"Kami sejak 2015 menjadi hybrid yang mempunyai bisnis bukan hanya di sekuritas tapi juga digital, sehingga dengan catatatan pertumbuhan pendapatan yang dikontribusikan oleh bisnis digital. Sehingga kami akan melakukan investasi startup-startup digital yang berpotensi," ujar Michael Steven Direktur Utama KREN di 18 Parc Place SCBD, Kamis (17/5/2018).


Pada kuartal I-2018, pertumbuhan signifikan dari segmen bisnis teknologi dan digital mampu memberikan kenaikan 764,2% pada total pendapatan perseroan menjadi Rp 950,4 miliar dibandingkan dengan kuartal-I 2017 yang hanya Rrp 110 miliar.

Selan itu, pada 2017 perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,56 triliun atau naik 465,9% dibandingkan pada 2016, dimana sekitar 70,2% pendapatan berasal dari segmen bisnis digital dan teknologi.

"Perusahaan yang akan kita investasikan mungkin kami akan masuk mulai dari stage awal perusahaan tersebut atau fase dari perusahaan saat kami investasikan. Jadi untuk tahun ini kami perkirakan persisnya sekitar 5 hingga 10 perusahaan," tambah Suryandy Jahja Managing Director KREN dalam kesempatan yang sama.

Dengan ekspansi ke bisnis digital secara massif yang dilakukan, KREN menargetkan pendapatan pada 2018 mencapai Rp 5 triliun atau naik hampir 5 kali lipat dibandingkan pendapatan pada 2017. Sedangkan pertumbuhan laba bersih pada 2018 seiring dengan kenaikan pendapatan yang diperoleh.

"Target revenue Rp 5 triliun itu cukup konservatif ya, itu sebagian besar pendapatan yaitu 90% dari sektor digital pada akhir tahun ini. Target tersebut dilihat dari perkembangan pendapatan yang begitu dahsyat, mulai dari 2017 hingga kuartal I-2018. Jadi kami harapkan naik 500%," tambah Jahja. (roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading