Ekonomi RI Kuartal I-2018 Loyo, di Bawah Ekspektasi Pasar

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
07 May 2018 11:26
Ekonomi RI Kuartal I-2018 Loyo, di Bawah Ekspektasi Pasar
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis ekonomi Indonesia di kuartal I-2018 tumbuh 5,06%. Angka tersebut di bawah hasil konsensus yang dilakukan CNBC Indonesia.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan ekonomi secara year-on-year (YoY) tumbuh 5,18%. Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2017 adalah 5,01%.

"Ekonomi Indonesia pada kuartal I-2018 tumbuh 5,06% yoy dan minus 0,42% pada q to q (quarter to quarter). Kita berhadap pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi lagi karena ada momentum-momentum yang bisa memacu ekonomi. Ada Ramadan, Pilkada dan Asian Games," kata Suhariyanto, Kepala BPS dalam konferensi persnya, Senin (7/5/2018).


BPS menyebut, selama kuartal I-2018 sektor pertanian hanya tumbuh 3,14%. Jauh melambat dibandingkan kuartal I-2017 yang mencapai 7,15%.

"Di 2017 panen terjadi di Maret. Jadi ini karena pergeseran panen," kata Suhariyanto.

Moody's Analytics dalam risetnya menyebutkan ekonomi Indonesia masih bergerak moderat pada awal tahun. Konsumsi masyarakat masih belum tumbuh signifikan, terlihat dari penjualan ritel yang melambat.

Berikut konsensus pasar seperti dihimpun CNBC Indonesia :


InstitusiPertumbuhan Ekonomi QtQ (%)Pertumbuhan Ekonomi YoY (%)Pertumbuhan Ekonomi 2018 (% YoY)
BCA-0.325.165.2
ING-5.2-
Maybank-0.395.135.3
CIMB Niaga-0.45.15.2
UOB-5.35.3
Danareksa-0.35.185.27
Bank Permata-0.385.15.2
Mirae Asset-0.35.185.3
Bank Danamon-0.295.195.27
BTN-0.35.185.3
Standard Chartered-0.285.2-
Moody's Analytics-5.1-
Mandiri Sekuritas-5.1-
MEDIAN-0.35.185.27


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading