Izin Expired, Bukopin Minta Restu Lagi untuk Rights Issue

Market - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
13 April 2018 18:19
Izin Expired, Bukopin Minta Restu Lagi untuk Rights Issue
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Bukopin Tbk akan meminta restu untuk melakukan Rights Issue pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan.

Berdasarkan informasi resmi dari website emiten, Jumat (13/4/2018) RUPS Tahunan tersebut rencana yang akan digelar pada 22 Mei 2018. Adapun Rights Issue atau Penawaran Umum Terbatas IV rencana akan digelar pada Juni mendatang.

Pada dasarnya emiten yang dipimpin oleh Direktur Utama Eko Rachmansyah Gindo ini telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham untuk Rights Issue sejak 28 April 2016.


Persetujuan tersebut juga telah diperpanjang pada 2017 untuk setahun ke depan. Meski demikian, izin tersebut akan habis masa berlakunya pada 9 Mei 2018 mendatang.

"Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengajukan persetujuan Pemegang Saham agar Penawaran Umum Terbatas IV diperpanjang sampai dengan satu tahun ke depan," tulis pengumuman emiten.

Bukopin telah menyampaikan rencana rights issue 30% saham baru dengan nilai target dana Rp 2 triliun. Meski demikian, aksi korporasi besar ini dilakukan ketika kinerja perusahaan sedang tertekan karena rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) membengkak.

Pada akhir tahun lalu, NPL gross perseroan menembus 8,54% sementara NPL net 6,37%. Namun perseroan segera melakukan upaya perbaikan yang terlihat NPL gross turun menjadi 6,4% dan NPL net jadi 4,47% pada akhir kuartal I/2018.

Laba bersih Bukopin selama tiga bulan pertama 2018 menembus Rp 126,6 miliar, lebih tinggi dari laba sepanjang 12 bulan 2017 yang hanya Rp112,37 miliar. Pada kuartal I/2018, Bank yang dikendalikan oleh Bosowa Corporindo juga melakukan revaluasi aset dengan penambahan Rp 206,12 miliar. Padahal perseroan juga baru saja melakukan revaluasi aset pada 2016 dengan penambahan Rp 1,13 triliun.



(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading