BRI Juga Punya Kartu Debit Berlogo Garuda

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
11 April 2018 18:32
BRI berencana menerbitkan 20 juta kartu debit berlogo garuda tahun ini. 19 juta kartu untuk nasabah yang migrasi kartu dan 1 juta bagi nasabah baru.
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berencana menerbitkan 20 juta kartu debit berlogo burung garuda merah putih tahun ini. Kartu debit ini merupakan kartu berloga gerakan pembayaran nasional (GPN).

Dari 20 juta kartu debit tersebut, sekitar 19 juta kartu berlogo GPN diperuntukkan bagi nasabah yang menggantikan kartu debit BRI yang lama, sisanya merupakan kartu debit yang diluncurkan untuk nasabah BRI yang baru.

"Untuk proses migrasi kartu, tidak bisa langsung ya jadi secara bertahap. Jadi kita akan bertahap dari pelosok-pelosok Indonesia dan ke daerah-daerah. Sehingga nantinya bisa selesai dengan baik penyebarannya, sekaligus bisa disosialisasikan secara pelan-pelan kepada nasabah", ujar Priyastomo, Direktur Bisnis Mikro dan Kecil BBRI, dalam acara peluncuran kartu debit BRI GPN di Kembang Goela Restaurant, Rabu (11/4/2018).


Dalam migrasi dan juga pembuatan kartu tidak akan dikenakan biaya atau free charge. Selain itu, BBRI juga telah menyiapkan lebih dari 24 ribu anjungan tunai mandiri (ATM) yang sudah mendukung transaksi GPN termasuk ATM Merah Putih Himbara Link.

BBRI juga telah menyiapkan 122.000 Electronic Data Capture (EDC) yang dapat menerima transaksi menggunakan kartu debit GPN tersebut. BBRI juga menyebutkan bahwa fungsi lain dari kartu debit tersebut yaitu memiliki teknologi chip, sehingga resiko kejahatan skimming yang baru melanda nasabah BRI tidak akan terjadi kembali.

"Kami juga ningkatin keamanan nasabah ya, karena sekaligus kartu debit GPN ini sudah menggunakan teknologi chip sehingga tingkat keamanannya lebih tinggu dibandingkan dengan yang magnetic stripe", tambah Handayani, Ddirektur Konsumer BBRI dalam kesemapatn yang sama.

Kepala Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional Pungky Wibowo mengatakan bahwa di awal Mei tahun ini, pihaknya bersama seluruh perbankan akan melakukan grand launching dalam penerbitan kartu debit GPN di Indonesia.

Penerbitan GPN tersebut diperkirakan menambah penetrasi inklusi keuangan masyarakat Indonesia yang saat ini mencapai 34% menjadi 79% pada 2018 mendatang.

"Target financial inclusion itu kan 79% di akhir 2019, saya yakin kalau kita dapat memenuhi target tersebut ya",ujar Pungky dalam kesempatan yang sama.
Artikel Selanjutnya

Benarkah Ada Ketakutan Pengguna Kartu Kredit karena Pajak?


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading