Pidato Xi Jinping Akomodatif, IHSG Lebarkan Penguatan

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
10 April 2018 10:51
Pidato Xi Jinping Akomodatif, IHSG Lebarkan Penguatan
Jakarta, CNBC Indonesia - IHSG melebarkan penguatannya yang sudah dimulai pada menit-menit awal perdagangan. Sampai dengan berita ini diturunkan, IHSG menguat 0,34% ke level 6.267,41 poin.

Adalah pidato dari Presiden China Xi Jinping yang memberikan suntikan energi bagi pasar saham. Dalam pidatonya di Boao Forum, Xi mengungkapkan rencananya untuk semakin membuka perekonomian China kepada dunia.


Guna mewujudkan hal tersebut, China berencana untuk menurunkan bea impor bagi mobil dan produk-produk lainnya secara signifikan. Lebih lanjut, China juga akan memberikan kepastian hukum terkait kepemilikan kekayaan intelektual dari perusahaan asing yang berinvestasi di negaranya, serta memperbaiki iklim investasi bagi perusahaan asing.


Hal tersebut lantas diartikan sebagai sesuai yang positif bagi pelaku pasar. Pasalnya, tekad China untuk menurunkan bea impor lantas menghapus kekhawatiran pelaku pasar bahwa perang dagang akan terjadi antar dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia, yakni China dan AS. Ketakutan pelaku pasar bahwa Xi akan mengeluarkan pernyataan yang keras terhadap AS seperti yang sudah dilakukan oleh anggota pemerintahannya nyatanya tak terbukti.


Kepastian terkait dengan kekayaan intelektual merupakan sesuatu yang sangat positif. Pasalnya, pemerintahan Trump berkali-kali mengeluhkan pencurian kekayaan intelektual milik perusahaan AS ketika berinvestasi di China. Pengenaan bea masuk bagi senilai US$60 miliar barang impor asal China bahkan telah diteken sebagai aksi 'balas dendam' oleh AS, walaupun belum diimplementasikan.

Tak hanya IHSG, bursa saham regional pun kompak ditransaksikan di zona hijau: indeks Nikkei naik 1,08%, indeks Shanghai naik 0,78%, indeks Hang Seng naik 0,88%, indeks Strait Times naik 0,24%, indeks Kospi naik 0,25%, indeks SET (Thailand) naik 0,35%, dan indeks KLCI (Malaysia) naik 0,24%.


TIM RISET CNBC INDONESIA

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading