IHSG Terkoreksi, Waktunya Masuk ke Reksa Dana Secara Bertahap

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
04 April 2018 13:57
IHSG Terkoreksi, Waktunya Masuk ke Reksa Dana Secara Bertahap
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bahana TCW Investment Management menilai saat ini merupakan momentum yang pas bagi investor untuk menempatkan dana secara bertahap di reksa dana agar bisa memperoleh hasil yang maksimal. Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi karena faktor global.

Direktur Strategi Investasi dan Kepala Makroekonomi Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat mengatakan sentimen yang mempengaruhi pasar saham Indonesia di dominasi oleh perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Sementara sentimen positif dalam negeri masih belum cukup untuk mendorong pergerakan pasar membaik paska koreksi yang cukup dalam.

"IHSG secara teknikal memang sudah terkoreksi cukup dalam. Apakah ini opportunity? Indonesia membutuhkan sentimen domestik positif untuk bisa membangkitkan kembali keyakinan investor asing," kata Budi dalam siaran persnya, Rabu (4/4).


Sementara, untuk pasar obligasi Budi menilai sudah mulai membaik meski belum signifikan. Hal tersebut ditunjang oleh yield obligasi pemerintah yang berada di atas 6,5% dan suku bunga Bank Indonesia yang masih bertahan di 4,25% sehingga bisa memacu pertumbuhan kredit yang diharapkan akan dapat menarik investor asing untuk tetap berinvestasi di dalam negeri.

Dua menilai saat ini pasar masih menantikan stimulus positif dari data fiskal di bulan Mei nanti, baik dari data penerimaan pajak maupun pengeluaran pemerintah. Dana ini akan menjadi penilaian bahwa Indonesia dapat membiayai percepatan infrastruktur secara mandiri dan mengurangi penerbitan utang.


Direktur Riset dan Kepala Investasi Alternatif PT Bahana TCW Investment Management Soni Wibowo menambahkan, laporan keuangan emiten kuartal satu tahun ini juga bisa menjadi katalis positif bagi IHSG.

Hal ini dinilai akan memuaskan mengingat kinerja akhir tahun lalu sesuai dengan konsensus analis. Seperti pada sektor pertambangan, terutama batu bara dan sektor perbankan yang memberikan kinerja baik di akhir tahun lalu.

Kedepan, Soni menilai bahwa IHSG masih memiliki potensi koreksi namun tak sedalam yang terjadi pada kuartal I lalu. "Indeks mungkin masih sedikit terkoreksi, namun untuk beberapa saham sudah terlihat bahwa valuasinya sudah lebih murah. Portfolio manager sudah mulai menunggu untuk membeli kembali, seiring ekspektasi kinerja keuangan kuartal satu yang diharapkan sesuai dengan harapan," kata Soni. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading