Obligasi Dapat Rating Default, Saham TAXI Tetap Menguat

Market - Roy Franedya, CNBC Indonesia
29 March 2018 11:31
Obligasi Dapat Rating Default, Saham TAXI Tetap Menguat
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat obligasi I Express Transindo Utama 2014 dari "BB-" menjadi "D" alias default (gagal bayar). Penyebabnya, manajemen PT Express Transindo Tbk (TAXI) tidak mampu membayarkan kupon obligasi yang seharusnya dibayarkan pada 26 Maret 2018.

Pefindo juga menurunkan rating perusahaan dari "BB-" menjadi "SD" atau selective defaulf/negatif.

Peringkat SD diberikan pada penerbit obligasi yang gagal bayar pada satu atau lebih kewajibannya, baik obligasi berperingkat atau obligasi tak berperingkat, ketika jadwal pembayaran. Tetapi perusahaan masih bisa memenuhi kewajiban lainnya secara tepat waktu.


Pada tahun 2014, TAXI menerbitkan obligasi sebesar Rp 1 triliun. Obligasi ini jatug tempo pada 24 Juni 2019. Obligasi ini memberikan kupon tetap sebesar 12,25% per tahun.

Dana hasil obligasi tersebut digunakan untuk membeli kendaraan, tanah, bangunan dan infrastruktur pendukung lainnya.

Meski ratingnya diturunkannya, pada perdagangan hari ini pada pukul 11.26 waktu JATS harga saham TAXI menguat 16,3% menjadi Rp 157/saham. TAXI memiliki kapitalisasi pasar Rp 334,86 miliar. (roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading