BUMI Targetkan Produksi Batu Bara Naik 10% ke 92,4 Juta Ton

Market - Rivi Satrianegara, CNBC Indonesia
05 March 2018 11:49
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menargetkan produksi batu bara mencapai 92,4 juta ton sepanjang tahun 2018.
Jakarta, CNBC Indonesia- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menargetkan produksi batu bara mencapai 92,4 juta ton sepanjang tahun 2018. Jumlah itu meningkat 10 % dibanding realisasi sepanjang tahun lalu, yaitu 84 juta ton.

Director BUMI Dileep Srivastava, menyampaikan saat ini Bumi menjual batu bara dengan harga 5% lebih tinggi dari rata-rata harga pada 2017 sebesar US$ 58 per ton. "(Tahun ini) tampak konservatif dan cenderung jauh lebih tinggi," kata Dileep kepada CNBC Indonesia, Senin (5/3/2018).




Harga rata-rata pada tahun lalu, disampaikan Dileep, meningkat sekitar 37,8% dibanding tahun sebelumnya sebesar US$ 42,1 per ton. Dia pun mengatakan, tahun ini menargetkan ada peningkatan produksi hingga 6 juta ton batu bara berkalori tinggi dari Tambang Arutmin. 

Terkait batu bara untuk kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation/DMO), Dileep menyebut Bumi memasok sekitar 37% dari total produksi pada 2017, meningkat dari tahun sebelumnya. "Tahun ini mungkin akan turun dengan dimulainya kembali batu bara berkalori tinggi dari Arutmin yang akan diekspor," terang dia.

Mengenai harga khusus batu bara untuk dalam negeri, Dileep mengaku mempercayai keputusan skema harga kepada pemerintah.  Namun menurutnya, sistem HBA yang digunakan sekarang sudah cukup baik.

Selain itu, Dileep mengatakan 100% keuntungan penjualan dan 90% biaya produksi Bumi, dilakukan dengan mata uang dolar AS. Namun, pelemahn rupiah atas dolar AS beberapa hari lalu dia sebut tidak begitu berdampak pada keuangan perusahaan.

Artikel Selanjutnya

Ukur Optimisme Bumi Resources Pada Industri Batu Bara di 2020


(gus/gus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading