Aset PGN-Pertagas Bisa Mencapai Rp 120,15 T

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
25 January 2018 06:37
Rencana tersebut awal prosesnya mulai dibahas hari ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa.
Jakarta, CNBC Indonesia – Rencana pemerintah menggabungkan dua perusahaan gas berpotensi membentuk entitas perusahaan dengan nilai aset lebih US$8,9 miliar atau setara Rp 120,15 triliun. Rencana tersebut awal prosesnya mulai dibahas hari ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa.

Langkah berikutnya adalah menindaklanjuti rencana pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Migas Pertamina dan kemudian disusul merger anak usaha di bidang gas. Kementerian BUMN sudah memastikan bahwa PT Pertamina selaku holding akan mengambil alih saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dari pemerintah sebesar 57,3%.


Estimasi nilai aset tersebut dihitung berdasarkan penggabungan nilai aset kedua perusahaan yang tercatat di laporan keuangan. Nilai aset PGN per akhir kuartal III-2017 tercatat sebesar US$6,31 miliar dan nilai aset Pertagas per akhir 2016 yang senilai US$1,88 miliar.


Sementara itu, total utang juga akan naik menjadi US$4 miliar. Per akhir kuartal III-2017, total utang PGAS tercatat sebesar US$3,18 miliar, sementara utang Pertagas per akhir 2016 senilai US$0,82 miliar.

Sebagai catatan, PT Pertamina selaku holding nantinya memiliki total aset sebesar US$49,3 miliar sampai dengan paruh pertama 2017, sementara utang tercatat sebesar US$26,4 miliar.

Merespons rencana tersebut, harga saham PGN sudah melesat hingga 54,71% ke harga Rp 2.690 per saham, secara year-to-date. Investor tampaknya sudah memperhitungkan rencana penggabungan kedua entitas tersebut, sehingga harga sahamnya PGN meningkat tajam.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno memaparkan sebagai landasan hukum pembentukan holding, akan segera diterbitkan Rancangan Peraturan Presiden (RPP) tentang holding migas.

Sebagai bagian dari pembentukan holding tersebut, PGAS akan mengambil alih anak usaha PT Pertamina yakni PT Pertamina Gas (Pertagas).


Rencana tersebut diharapkan bisa membawa dampak positif bagi kinerja perusahaan, seiring dengan adanya sinergi infrastruktur antar kedua perusahaan yang sama-sama bergerak dalam lini bisnis distribusi gas. Pada akhirnya, diharapkan harga jual gas dalam negeri dapat diturunkan.
Artikel Selanjutnya

PGN Tandatangani Komitmen Harga Jual Gas Baru ke 7 Industri


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading