Peneliti Temukan Tanaman RI Ini Bisa Jadi Obat Alami Diabetes

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
02 April 2026 13:54
Diabetes (Ist Pixabay)
Foto: Diabetes (Ist Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Peneliti IPB University menemukan potensi tanaman lokal asal Kepulauan Lingga sebagai kandidat obat herbal untuk diabetes sekaligus sumber antioksidan alami.

Tanaman yang dimaksud adalah kangkang katup (Phanera semibifida), yang selama ini belum banyak dibudidayakan. Meski begitu, masyarakat di Lingga sudah lama memanfaatkannya sebagai minuman herbal pahit yang dipercaya berkhasiat menjaga kesehatan.

Temuan ini bahkan masuk dalam daftar 117 Inovasi Indonesia yang dirilis Business Innovation Center pada 2025. Tim peneliti yang terlibat dalam riset ini antara lain Meyla Suhendra, Berry Juliandi, Prof Huda Darusman, Dr Siti Sa'diah, dan Prof Fitmawati.

Berry Juliandi menjelaskan, penelitian ini memanfaatkan ekstrak batang kangkang katup yang mengandung senyawa polifenol. Senyawa tersebut bekerja dengan menghambat enzim α-glukosidase, yang berperan dalam proses pemecahan gula dalam tubuh.

Efeknya, kadar glukosa darah bisa ditekan, sehingga berpotensi membantu penderita prediabetes maupun diabetes tipe 2.

"Berdasarkan uji in vitro dan in vivo, ekstrak batang kangkang katup terbukti efektif menurunkan kadar glukosa darah dan aman pada uji toksisitas akut," ujarnya dalam keterangan dikutip pada Kamis (2/4/2026).

Selain itu, kandungan dalam tanaman ini juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat membantu melawan stres oksidatif, kondisi yang kerap dialami penderita diabetes.

Dengan hasil tersebut, kangkang katup dinilai berpeluang dikembangkan menjadi obat herbal terstandar berbasis sumber daya lokal. Ini penting, mengingat kebutuhan alternatif terapi diabetes yang lebih minim efek samping terus meningkat.

Saat ini, pengobatan diabetes masih didominasi obat kimia yang dalam jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping.

Padahal, jumlah penderita diabetes terus naik. Secara global, sekitar 589 juta orang tercatat mengidap penyakit ini pada 2024. Indonesia sendiri masuk dalam lima besar negara dengan jumlah penderita tertinggi, mencapai sekitar 20,4 juta orang.

Melihat tren tersebut, pengembangan obat berbasis tanaman lokal seperti kangkang katup dinilai bisa menjadi peluang besar, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi berbasis sumber daya alam.

(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Sering Makan Nangka Bisa Turunkan Gula Darah? Ini Fakta Medisnya


Most Popular
Features