Alert! Masuk Musim Pancaroba, Waspadai Risiko Penyakit ISPA

Lifestyle - Linda Sari Hasibuan, CNBC Indonesia
17 March 2023 12:00
Ventilator Pernapasan. (Istock/sturti) Foto: Ilustrasi ventilator pernapasan. (Istock/sturti)

Jakarta, CNBC Indonesia - Musim pancaroba merupakan masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Pergantian cuaca yang tiba-tiba dan tidak teratur ini bisa menimbulkan penyakit berbahaya seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

ISPA sendiri adalah infeksi akut yang menyerang saluran pernapasan bagian atas dan dapat menular ke orang lain. Bagian tubuh yang terkena dapat berupa hidung, sinus, faring, dan laring.

Biasanya ISPA muncul disertai sejumlah gejala antara lain demam, badan meriang, nyeri tenggorokan yang menyebabkan sakit ketika menelan, nyeri otot, batuk, mata kemerahan, dan pilek.

Virus penyebab penyakit ini bisa bertahan hidup di udara dan benda mati. Kondisi tersebut pun menyebabkan penyebaran penyakit ISPA mudah berkembang biak.

Penyakit ini dapat menular saat orang yang terjangkit ISPA batuk atau bersin tanpa menutup mulut dan hidung, yang membuat virus dan bakteri menyebar melalui udara dan terhirup oleh orang sehat.

Faktanya, ISPA yang tidak ditangani dengan benar berisiko mengganggu seluruh sistem pernapasan. Adapun jenis kontaminasi virus yang menjadi penyebab utama penyakit ISPA yakni Adenoviru, Rhinovirus dan Pneumokokus.

Ada beberapa gejala ISPA yang perlu diketahui. Berikut di antaranya:

- batuk, bisa berdahak
- bersin
- hidung berair atau tersumbat
- sakit tenggorokan
- sakit kepala
- nyeri otot dan sensi
- sesak napas atau mengi
- demam
- tidak enak badan

Untuk mencegah ISPA saat musim pancaroba, yakni melakukan pola hidup sehat yang meliputi kesehatan fisik dan mental dengan memastikan mengonsumsi nutrisi yang baik. Apabila tidak dapat memenuhi kebutuhan harian yang diharuskan, maka bisa menambahkan suplemen.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Obat Sirup Masih Ngeri, Bisakah Bawang Merah Jadi Alternatif?


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading