Prince Philip Menunggu Setahun di Brankas Demi Ratu Elizabeth

Lifestyle - hsy, CNBC Indonesia
23 September 2022 16:20
FILE - In this Thursday June, 16, 2011 file photo Britain's Queen Elizabeth II with Prince Philip arrive by horse drawn carriage in the parade ring on the third day, traditionally known as Ladies Day, of the Royal Ascot horse race meeting at Ascot, England. Buckingham Palace says Prince Philip, husband of Queen Elizabeth II, has died aged 99. (AP Photo/Alastair Grant, File) Foto: Ratu Inggris Elizabeth II bersama Pangeran Philip tiba dengan kereta kuda di arena parade pada hari ketiga, yang secara tradisional dikenal sebagai Hari Wanita, dari pertemuan pacuan kuda Kerajaan Ascot di Ascot, Inggris, 16 Juni 2011. (AP Photo / Alastair Grant))

Jakarta, CNBC Indonesia - Mendiang suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip, meninggal tahun lalu, tepatnya pada 9 April 2021. Namun, jasadnya masih berada di Royal Vault, semacam brankas peti mati kerajaan, karena menunggu Ratu Elizabeth II, yang kemudian wafat pada 8 September 2022. 

Selama menunggu lebih dari setahun itu, jenazah Pangeran Philip ditempatkan di peti mati berlapis timah, mengikuti tradisi keluarga Kerajaan Inggris sejak ratusan tahun lalu. Peti mati berlapis timah dapat memperlambat dekomposisi atau pembusukan tubuh. Lapisan timah menyegel peti mati dari kelembapan, sehingga jenazah tidak cepat membusuk.

Kemudian, peti mati ditempatkan di di Royal Vault, yang berada di bawah Kapel St George, Kastil Windsor. Itu adalah tempat pemberhentian sementara Sang Pangeran sambil menunggu Ratu Elizabeth menyusulnya ke alam baka. 


Ilustrasi tahun 1884 dari majalah The Graphic yang menggambarkan Royal Vault di bawah kapel St George, Kastil Windsor. I(lustrasi dari majalah The Graphic, volume XXIX, n 750, 12 April 1884 melalui Getty Images)Foto: Ilustrasi tahun 1884 dari majalah The Graphic yang menggambarkan Royal Vault di bawah kapel St George, Kastil Windsor. I(lustrasi dari majalah The Graphic, volume XXIX, n 750, 12 April 1884 melalui Getty Images)
Ilustrasi tahun 1884 dari majalah The Graphic yang menggambarkan Royal Vault di bawah kapel St George, Kastil Windsor. I(lustrasi dari majalah The Graphic, volume XXIX, n 750, 12 April 1884 melalui Getty Images)

Menurut laporan sejumlah media Inggris, di hari pemakaman Ratu Elizabeth II, peti matinya juga diturunkan ke Royal Vault, usai kebaktian pada sore hari yang dihadiri sejumlah keluarga dan kerabat dekat. Kemudian, pada malam harinya, upacara pemakaman yang lebih intim digelar di Kapel Memorial Raja George VI, yang bangunannya masih berada di area gereja. Inilah tempat peristirahatan terakhir Ratu Elizabeth. 

Tidak ada yang tahu pasti seperti apa prosesi pemakaman private di Kapel Memorial Raja George VI. Yang jelas, mendiang suami Sang Ratu, Pangeran Philip, ikut dipindahkan dari Royal Vault ke Kapel Memorial Raja George VI untuk dimakamkan bersamanya. 

Selain Pangeran Philip, Ratu juga akan 'ditemani' oleh ayahnya Raja George VI, Ibu Suri dan saudara perempuannya Putri Margaret, yang sudah lebih dulu wafat. 

Kapel St George sendiri dibangun atas perintah Ratu Elizabeth pada 1962. Pembangunannya selesai pada tahun 1969. Jenazah ayahnya dipindahkan ke sana dari Royal Vault pada bulan Maret di tahun yang sama.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Daftar Tamu di Pemakaman Ratu Elizabeth Hari Ini, Ada Jokowi?


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading