Ini Alasan Jasad Ratu Elizabeth II Tak Dikubur di Bawah Tanah

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
27 September 2022 12:35
Anggota keluarga kerajaan menghadiri upacara resmi untuk Ratu Elizabeth II di Kapel St George, di Kastil Windsor, Windsor, Inggris. (Ben Birchall/Kolam melalui AP) Foto: Anggota keluarga kerajaan menghadiri upacara resmi untuk Ratu Elizabeth II di Kapel St George, di Kastil Windsor, Windsor, Inggris. (Ben Birchall/Kolam melalui AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jasad Ratu Elizabeth II telah dimakamkan di Kapel Peringatan Raja George VI, Windsor, pada Senin (19/9). Namun, jenazah ratu yang telah memimpin Kerajaan Inggris selama 70 tahun tersebut tidak dikubur di bawah tanah selayaknya pemakaman umum.

Sejumlah media Inggris melaporkan bahwa keluarga bangsawan biasanya tidak dikubur di bawah tanah. Ketika seorang anggota keluarga Kerajaan meninggal, peti mati mereka akan ditempatkan di ruang pemakaman khusus yang umumnya berada di gereja milik keluarga. 

Karena tak dikubur langsung di bawah tanah, ada perlakuan khusus untuk peti mati anggota keluarga kerajaan. Peti mati mereka dilapisi dengan timah untuk memperlambat proses pembusukan. Timah menyegel peti mati dan mencegah kelembaban masuk, sehingga bisa menjaga tubuh tetap utuh hingga satu tahun. Hal ini juga demi memastikan bahwa bau dan racun apa pun dari mayat tidak dapat keluar peti dan merusak lingkungan.

"Kebanyakan orang dikubur di bawah tanah. Namun, jika Anda memiliki ruang pemakaman atau ruang keluarga di gereja, maka peti mati itu tetap berada di atas tanah. Karena itu, peti mati yang disegel timah sangat penting," kata Matthew Lymn Rose, direktur pelaksana AW Lymn, perusahaan Layanan Pemakaman Keluarga, seperti dikutip dari media lokal Inggris, iNews.co.uk

Peti mati Ratu Elizabeth II dilaporkan terbuat dari kayu oak, diyakini berasal dari Perkebunan Sandringham di Norfolk, Inggris. Andrew Leverton dari perusahaan pembuat peti mati Leverton & Sons, mengatakan kepada The Times bahwa bahan baku tersebut sangat langka di Ingggris, mengingat kayu oak biasanya didatangkan dari Amerika.

Mengutip laporan media lokal Inggris, Metro, pada tahun 1997, Lady Diana, Princess of Wales juga ditempatkan di peti mati berlapis timah yang dikatakan memiliki berat 250 kilogram karena lapisannya.

Sarah Hayes, manajer museum Coffin Works di Birmingham, mengatakan peti mati berlapis timah tidak hanya eksklusif untuk Keluarga Kerajaan.

"Winston Churchill (mantan Perdana Menteri Inggris) juga memiliki peti mati berlapis timah, jadi bukan hanya Keluarga Kerajaan. Tetapi (peti mati berlapis timah) cenderung dikaitkan dengan status sosial seseorang dan layanan pemakaman yang mereka pilih."


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Duh! Gelang Bekas Melayat Ratu Elizabeth Dijual Rp1,1 Miliar!


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading