Ngeri! Ketakutan Jepang Kini Menjadi Nyata, Ini Yang Terjadi

Lifestyle - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
07 July 2022 12:00
Well-wishers wave Japanese flags while waiting to see Japan's Emperor Naruhito making New Year's public appearance with his imperial families at Imperial Palace in Tokyo Thursday, Jan. 2, 2020. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Jepang tidak mau terburu-buru membuka pintu lebar-lebar untuk wisatawan asing. Sebab, saat ini kasus Covid-19 di Negeri Sakura kembali meningkat.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menahan diri untuk tidak memulai kampanye pariwisata. Mulanya, Kishida mengatakan akan mengupayakan promosi pariwisata di awal bulan ini.

"Kami akan menanggapi meningkatnya kasus Covid-19 dengan kesadaran dan kehati-hatian yang kuat," ujar Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Seiji Kihara.



Kasus Covid-19 di Jepang telah menurun sejak Februari. Tetapi panel ahli Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa jumlah infeksi telah meningkat secara nasional beberapa waktu belakangan.

"Kami ingin lebih memantau keadaan infeksi. Kami belum menetapkan tenggat waktu," kata Kihara terkait peluncuran rencana promosi pariwisata pemerintah.

Sementara itu, Pemerintah Metropolitan Tokyo meningkatkan peringatan Covid-19 satu tingkat ke level tertinggi kedua dalam skala empat tingkat.

Kebangkitan diyakini berasal dari penurunan kekebalan bagi banyak orang yang menerima suntikan vaksin penguat lebih awal dan dari peningkatan prevalensi virus Corona subvarian Omicron BA.5 yang sangat menular.

"Kami memantau dengan cermat seberapa besar momentum yang dimiliki virus corona," kata sumber pemerintah.

Berita selengkapnya >>> Klik di sini

https://travel.detik.com/travel-news/d-6160620/ketakutan-jepang-yang-jadi-nyata-daftar-hotel-khusus-bercinta



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Deretan Pekerjaan Aneh di Jepang, Bisa Digaji Sangat Tinggi


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading