Waspada! Begini Tanda-tanda Anda Kena Hepatitis Misterius

Lifestyle - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
03 May 2022 11:30
A Chinese army medic looks at a patient room at the Huoshenshan temporary field hospital in Wuhan in central China's Hubei Province, Sunday, Feb. 2, 2020. The Philippines on Sunday reported the first death from a new virus outside of China, where authorities delayed the opening of schools in the worst-hit province and tightened quarantine measures in a city that allow only one family member to venture out to buy supplies. (Chinatopix via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan meminta masyarakat waspada akan penyakit hepatitis misterius yang menyerang anak-anak. Imbauan ini datang setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Hepatitis Akut yang Belum Diketahui Penyebabnya (Acute Hepatitis of Unknown Etiology) yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika, dan Asia sejak 15 April 2022.

Sebelumnya, tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo (RSCM) Jakarta dengan dugaan penyakit tersebut meninggal dunia. Kematian ketiganya dalam waktu yang berbeda dengan rentang dua minggu terakhir hingga 31 April 2022.

Dalam hal jenis hepatitis yang muncul baru-baru ini, beberapa anak menderita gagal hati akut dan sejumlah kecil, di antaranya memerlukan transplantasi hati.


Umumnya hepatitis disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, penggunaan obat tertentu, penyakit autoimun, dan infeksi cacing hati. Namun hingga kini, belum diketahui penyebab hepatitis misterius secara pasti.

Otoritas kesehatan Inggris memperkirakan bahwa infeksi adenovirus menjadi faktor penyebab wabah hepatitis misterius.

Sebab dari seluruh kasus di Inggris, setengah dari total kasus terkonfirmasi positif adenovirus dan sebagian lainnya positif terinfeksi hepatitis misterius.

Bahkan dari 169 kasus yang terdeteksi oleh WHO, sebanyak 74 diantaranya terinfeksi adenovirus.

"Adenovirus adalah keluarga virus umum yang biasanya menyebabkan berbagai penyakit ringan dan kebanyakan orang sembuh tanpa komplikasi," kata Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), seperti dikutip Euro News, Selasa (3/4/2022).

Akan tetapi, ada kemungkinan mereka terinfeksi tipe baru adenovirus sehingga gejalanya cukup berat. Hanya saja, WHO belum bisa memberikan kejelasan mengenai wabah hepatitis misterius ini.

Gejala hepatitis misterius
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading