Ini Alasan Dokter Sarankan Tidak Tes PCR Berulang Kali

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
25 February 2022 17:45
Test Swab PCR (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Untuk mendeteksi adanya virus corona di tubuh, Anda bisa melakukan tes antigen PCR. Tes PCR atau Polymerase Chain Reaction adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus.

Material genetik yang ada di dalam setiap sel, termasuk di dalam bakteri atau virus, bisa berupa DNA (deoxyribonucleic acid) atau RNA (ribonucleic acid). Kedua jenis materi genetik ini dibedakan dari jumlah rantai yang ada di dalamnya.

Kompartemen Litbang dan Health Technology Assesment (HTA) Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dr. Lia Gardenia Partakusuma mengimbau agar masyarakat tidak perlu melakukan tes PCR berulang kali di laboratorium berbeda hanya karena mendapatkan satu hasil positif. Sebab, hasil PCR positif yang dikeluarkan laboratorium pastinya tidak sembarangan.


Dia menjelaskan, setiap lab harus memiliki staf yang tugasnya melakukan verifikasi dari mulai metode hingga hasil pemeriksaan. "Mungkin tes PCR oleh analis, tapi ada dokter yang akan memvalidasi bahwa itu betul, karena bisa saja ada human error," ungkap Lia.

Selain faktor analitik, Lia mengatakan hasil dari tes laboratorium seperti tes PCR juga dapat dipengaruhi oleh faktor pra-analitik, yakni saat pengambilan sampel, dan faktor pasca-analitik, saat membuat laporan.

Pada dasarnya, tidak ada patokan berapa kali seseorang harus melakukan PCR untuk memastikan hasil tesnya akurat. Sebab, setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda.

"Prinsipnya, jika Anda merasa ada kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif ya silahkan periksa. Itu yang namanya tes karena ada tracing contact. Itu memang sudah berlaku umum," paparnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sering Abai, Ini Tanda Tubuh Sedang Terinfeksi Covid Omicron


(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading