Mana yang Lebih Ampuh Cegah Covid, Vaksin or Kekebalan Alami?

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
27 January 2022 10:20
Infografis/ Suntik vaksin  untuk kekebalan  dari covid-19

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah studi mengaitkan kasus infeksi virus Covid-19 dengan sistem kekebalan tubuh. Lalu, manakah yang lebih efektif cegah Covid, kekebalan dari vaksin atau kekebalan alami?

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengungkapkan bahwa kekebalan alami lebih efektif menangkal Covid-19 dibandingkan hanya mendapatkan vaksin saja. Namun, mengingat munculnya varian baru, kemungkinan infeksi ulang tidak dapat diabaikan. Itulah sebabnya mengapa vaksinasi tetap penting.

CDC menyebut orang yang telah divaksin memiliki risiko terpapar virus yang lebih rendah daripada mereka yang belum pernah terinfeksi virus dan tidak divaksin. 


"Virus terus berubah, termasuk virus penyebab Covid-19. Tingkat perlindungan yang ditawarkan vaksin untuk bisa bertahan dari infeksi sebelumnya berubah selama masa studi. Sehingga, vaksinasi tetap menjadi strategi teraman untuk melindungi kita terhadap Covid-19," demikian pernyataan pihak CDC yang dirilis dalam Morbidity and Mortality Weekly Report tersebut.

Ketika seseorang terinfeksi, sistem kekebalan tubuh akan mengenali virus dan merespons untuk memerangi patogen mematikan yang menyebabkan peradangan, yang kemudian menyebar ke bagian tubuh lain. Selama seluruh proses infeksi dan pemulihan ini, antibodi diproduksi agar membangun kekebalan.

Namun menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Rockefeller University dan Weill Cornell Medicine di New York, ditemukan bahwa kekebalan di antara orang-orang yang sebelumnya terinfeksi Covid hanya berlangsung dari enam bulan hingga satu tahun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Muncul Covid-19 Varian Baru BA.2, Waspadai Gejala Ini


(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading