Kebiasaan Ini Bisa Bikin Kekebalan Tubuh Meningkat, Apa Saja?

Lifestyle - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
02 January 2022 11:00
Infografis/ Ayo Hifup Sehat Tanpa Narkoba/Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 akan masuk tahun ketiga, sayangnya kebiasaan baik yang dilakukan untuk menjaga kekebalan tubuh tidak berlanjut dilakukan oleh banyak orang.

Nah di tahun yang baru ini, yuk kembali menjaga kekebalan tubuh, mau tahu bagaimana caranya? Ini daftarnya!

Cukup Istirahat
Sebuah penelitian menunjukkan masalah hubungan, perceraian, masalah karier, dan kehilangan pekerjaan dapat menekan tingkat sel NK dan T, sehingga menurunkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan, stres harian yang disebabkan oleh mepetnya deadline pekerjaan, kemacetan lalu lintas, dan antrian yang panjang dapat menyebabkan perubahan sistem kekebalan tubuh.

Meski stres tidak bisa dihindari, stres bisa diatasi dengan beristirahat yang cukup untuk memberikan sistem kekebalan tubuh istirahat dan kembali seimbang. Cobalah untuk meluangkan waktu selama 30 menit setiap hari untuk melakukan sesuatu yang disukai, seperti membaca, bermeditasi, melakukan yoga, berjalan-jalan, atau bertemu teman untuk berbincang.

Tetap Aktif Bergerak
Tidak ada alasan untuk malas-malasan, demi sistem imun tubuh terjaga, sebaiknya tetap aktif bergerak. Tidak hanya olahraga, untuk tetap aktif bergerak, bisa memperbanyak jalan kaki di lingkungan rumah di sela jam istirahat, peregangan tiap 30-1 jam duduk, menggunakan botol kecil agar terstimulasi bolak-balik dapur untuk mengisi ulang air dan masih banyak strategi lainnya.

Sebagaimana dilansir Times of India, riset menemukan orang yang berolahraga atau aktif bergerak cenderung menghasilkan lebih banyak sel T daripada yang tidak. Studi 2019 membuktikan tiap kali olahraga ringan, sistem pertahanan alami tubuh meningkat.



Cukup minum
Dua per tiga tubuh terdiri dari cairan sehingga penting untuk memastikan kebutuhan cairan agar fungsi tubuh berjalan normal termasuk respons imun. Menurut Mind Body Green, air juga berfungsi untuk membuang racun dari tubuh, memberikan pasokan oksigen ke sel. Agar manfaatnya terhadap kekebalan tubuh makin besar, padukan air dengan lemon, kiwi atau jeruk Bali. Infused water kaya vitamin C yang baik untuk kekebalan tubuh.

Mengonsumi Sayuran
Sistem kekebalan tubuh perlu didukung dengan asupan makanan nabati, dengan begitu, tubuh bisa menerima vitamin B12, kalsium, zat besi, seng, dan yodium. Pola makan yang berfokus pada nabati seperti diet Mediterania, DASH, bahkan vegan dapat memberikan nutrisi yang melimpah bagi tubuh.

Meski begitu, tidak perlu merombak pola makan mereka dan langsung menjadi vegan. Asalkan mereka mampu mendapatkan cukup nutrisi yang tepat untuk sistem kekebalan yang kuat, tidaklah masalah. Namun, apabila mereka kesulitan untuk mengonsumsi vitamin dan mineral yang dibutuhkan, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Direktur Institute Autoimun and Penyakit Rematik di St. Joseph's Health di Wayne, NJ, Robert G. Lahita, MD, PhD, merekomendasikan orang-orang untuk mengonsumsi multivitamin harian, seperti vitamin C, D, dan E. Multivitamin yang direkomendasikan Lahita sebaiknya diminum di pagi hari. Alasannya, jika diminum di malam hari, dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan tidur.




Pertahanakan Berat Badan Ideal
Berat badan bukan hanya pemicu kondisi kesehatan kronis, tetapi juga dapat menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Apalagi, penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang obesitas dengan indeks massa tubuh lebih tinggi dari 25, mengalami penurunan tingkat limfosit dan sel NK yang kemudian dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh. Untungnya, penelitian menunjukkan bahwa seseorang obesitas yang mengalami penurunan berat badan secara sehat, bisa mengembalikan fungsi kekebalan mereka.


Berhenti Merokok dan Kurangi Alkohol
Ada sejuta alasan untuk tidak merokok. Salah satunya, sistem kekebalan tubuh akan meningkat jika kebiasaan ini dihentikan. Ketika merokok, lendir menumpuk di saluran pernapasan dan menawarkan bakteri tempat yang bagus untuk berkembang biak. Perokok dapat terkena infeksi pernapasan yang bisa saja terjadi secara parah dan untuk waktu yang lama.

Selain merokok, kurangilah konsumsi alkohol. Sudah banyak ahli kesehatan yang memeringatkan bahaya meminum alkohol secara berlebihan. Konsumsi alkohol yang berlebihan menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Kendati demikian ada juga ahli yang justru mengutarakan seseorang tidak perlu langsung berhenti meminum alkohol. Sebab, meminum segelas anggur tiga sampai lima kali seminggu dapat meningkatkan ketahanan terhadap penyakit menular. Terlebih lagi, penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang berpantang alkohol memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih rendah daripada orang yang minum dalam jumlah sedang.

Nah sudah tahukan? Yuk jaga kekebalan tubuh!


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Muncul Covid-19 Varian Baru BA.2, Waspadai Gejala Ini


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading