Heboh! Terjebak di Rumah Teman Kencan Saat Tiba-Tiba Lockdown

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
13 January 2022 20:24
A pregnant woman wearing a face mask to help curb the spread of the coronavirus uses her smartphone as she sunbathes next to the steel frames at a construction site in Beijing, Wednesday, Oct. 27, 2021. (AP Photo/Andy Wong)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang wanita bernama Wang membagikan kisah kencannya yang unik dan menjadi viral. Beberapa waktu lalu ia pergi ke rumah seorang pria untuk 'kencan buta' namun di saat yang sama, daerah tersebut tiba-tiba diberlakukan lockdown (penguncian wilayah) untuk mencegah penularan infeksi Covid-19.

Tak tanggung-tanggung, wanita itu harus tinggal selama lebih dari seminggu bersama teman kencannya. Wanita berusia 30 tahun itu mengaku sedang makan malam di rumah teman kencan di daerah Zhengzhou ketika lockdown diterapkan Rabu minggu lalu.

Wang pun benar-benar bisa mengenal pria itu lebih dekat karena terpaksa tinggal bersama selama seminggu. Wang pun menemukan sifat aslinya yang mengejutkan.


"Saya semakin tua sekarang, keluarga saya memperkenalkan saya dengan 10 kandidat," katanya dalam sebuah video di media sosial.

Pria tersebut adalah pria kelima yang ingin menunjukkan kemampuannya memasak, sehingga mengundang Wang ke rumahnya, kemudian terjadilah lockdown. Ketika itu, Wang mulai mendokumentasikan kehidupannya. Dari postingan yang diunggah, Wang tampak tidak terkesan dengan teman kencannya.

Video tersebut dengan cepat menjadi viral, dengan pertemuan Wang menjadi topik trending teratas di Weibo, platform mirip Twitter di China.

Mengutip CNN International, Kamis (13/01/2022), China secara teratur mengunci pergerakan warga setelah infeksi Covid-19 terdeteksi di antara penduduk. Penguncian massal secara mendadak dan karantina ekstensif adalah bagian dari strategi ketat untuk bebas Covid-19 di negara itu. Tujuannya, agar bisa cepat membasmi wabah lokal.

Mengutip CNN International, video tersebut dengan cepat menjadi viral, dengan pertemuan Wang menjadi topik trending teratas di Weibo, platform mirip Twitter di China.

Wang telah kembali ke Zhengzhou dari kota Guangzhou Selatan baru-baru ini menjelang Tahun Baru Imlek, dan menghabiskan seminggu bertemu dengan calon pelamar yang telah disiapkan keluarganya untuknya, katanya kepada outlet berita yang dikelola negara The Paper beberapa waktu lalu.

"Selama karantina, saya merasa selain dia pendiam seperti manekin kayu, segala sesuatu tentang dia cukup bagus. Dia memasak, membersihkan rumah, dan bekerja. Meskipun masakannya tidak terlalu enak, dia masih bersedia menghabiskan waktu di rumah, dapur, saya pikir itu bagus," katanya kepada The Paper.

Dalam video Wang, teman kencannya terlihat menyajikan makanan tumis seperti tomat dan telur orak-arik yakni hidangan populer di China.

"Terima kasih semuanya atas perhatian Anda... Saya berharap pandemi akan segera berakhir dan gadis-gadis lajang dapat segera mendapatkan pasangan," tuturnya.

Zhengzhou, ibu kota Provinsi Henan, telah melaporkan lebih dari 100 kasus Covid-19 dalam wabah yang sedang berlangsung. Pihak berwenang pada hari Selasa menutup semua bisnis yang tidak penting, seperti salon kecantikan, melarang makan malam di restoran dan menangguhkan bus dan taksi di daerah berisiko tinggi.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading