5 Serial Original Netflix Ini Disebut Terburuk Selama 2021!

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
13 December 2021 17:40
FILE PHOTO: Gamers and visitors at the booth of Netflix during Europe's leading digital games fair Gamescom, Cologne, Germany, August 21, 2019. REUTERS/Wolfgang Rattay/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Layanan streaming dan distributor film Netflix tidak selalu menampilkan kualitas yang baik. Kenyataannya, serial original yang disajikan juga masih ada yang di bawah rata-rata standar.

Bahkan, tidak sedikit juga serial tersebut yang justru berakhir gagal di pasaran dengan rating yang sangat memalukan dengan predikat buruk.

Berikut lima tayangan Original Netflix yang dianggap paling buruk pada 2021 ini, dikutip dari Best of Netflix, Senin (13/12/2021):


5. Pretty Smart - Jack Dolgen

Drama garapan Jack Dolgendan Doug Mand ini menyoroti kisah seorang novelis dan teman-teman sekamarnya.

Dipenuhi oleh bintang-bintang Disney, termasuk Emily Osment dan Gregg Sulkin, serial komedi ini mencoba menghadirkan nostalgia sitkom tahun 1990-an dengan trek lelucon, tetapi gagal membuat penonton tertawa.

Serial 10 episode ini dibintangi oleh Emily Osment, Olivia Macklin, Gregg Suklin, Cinthya Carmona, dan deretan aktor bertalenta lainnya. Kisah Pretty Smart bermula saat seorang novelis lulusan Harvard, Chelsea (Emily Osment), baru saja putus dari pacarnya.

Kehidupan Chelsea berubah saat ia mengenal teman-teman barunya yang hangat seperti keluarga.


4. Fate: The Winx Saga - Brian Young

Berasal dari anime populer Winx Club, serial ini berfokus pada sekolah sihir bernama Alfea School. Kisah dari serial ini berpusat pada seorang remaja bernama Bloom (Abigail Cowen).

Terdiri dari enam episode, serial ini diarahkan oleh Lisa James Larssin dan Hannah Quinn.

Seorang peri yang memiliki kekuatan api, Bloom, mendaftar di akademi ini di mana dia sekamar dengan Stella, Aisha, Terra, dan Musa untuk mengendalikan berbagai elemen alam.

Keempat teman membantu Bloom menemukan cerita tentang masa lalunya di tengah ancaman yang berkembang dari makhluk kuno, yang mengancam untuk mengacaukan perdamaian dan kesucian.

Remake live-action dari anime populer gagal menciptakan kembali keajaiban yang dijalin oleh teks sumber. Meskipun mencoba menghadirkan perspektif yang menyegarkan dengan latar belakang kecemasan dan drama remaja, penulisannya bisa menjadi jauh lebih baik seiring dengan pengembangan karakter.


3. Tiger King 2 - Rebecca Chaiklin, Eric Goode

Setelah memecahkan rekor dengan musim pertama selama pandemi, Netflix ingin memanfaatkan situasi dengan musim kedua. Namun, itu gagal karena tidak adanya pahlawan yang didambakan dari musim pertama, Joe Exotic.

Acara ini juga menghadapi banyak reaksi sebelum rilis dari salah satu subjek utama, Carole Baskin, yang menolak untuk berpartisipasi karena dia marah dengan fitnah yang dijatuhkan padanya.

Musim kedua tampaknya menjadi penceritaan kembali yang sama sekali tidak perlu tentang kisah hilangnya misterius suami pertama Carole Baskin.

Serial ini mengusung tema kriminal yang menggambarkan bagaimana penyiksaan terhadap hewan terjadi oleh tangan-tangan manusia yang tak peduli akan makhluk lain.


2. Sex/ Life - Stacy Rukeyser

Serial yang dibintangi Sarah Shahi, Mike Vogel, Adam Demos ini mengisahkan masa lalu seksual seorang wanita yang liar menghantui dirinya yang telah menikah dan mempunyai anak saat mantannya yang selalu ia impikan kembali ke dalam hidupnya.

Sex/Life benar-benar dianggap drama yang sangat gagal. Alur cerita yang berantakan dan sensasi erotis yang ditayangkan memberi kesan membosankan pada penonton.


1. Cowboy Bebop - Andre Nemec

Dalam adaptasi menyedihkan dari anime eponymous 1990-an, serial ini melihat Spike Spiegel dan tim pemburu hadiahnya, yaitu Faye Valentine dan Jet Black, terlibat dalam perjalanan antarbintang saat mereka mengejar beberapa musuh berbahaya sambil menghadapi trauma masa lalu mereka sendiri.

Dibintangi oleh John Cho, Daniella Pineda, dan Mustafa Shakir, Cowboy Bebop dianggap sebagai serial Netflix Original terburuk yang pernah ada di tahun 2021.

Selain mempertahankan soundtrack jazz yang keren dan ikonik dari aslinya, remake live-action ini juga membawa bencana. Tidak berwarna, hambar dan membosankan, ini adalah jenis seri yang tidak banyak mendapat perhatian.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Yuk Nonton, 7 Film Baru di Netflix Tayang Bulan Ini


(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading