Internasional

Clubbing VVIP Bikin Heboh, Dubes hingga Menteri Positif Covid

Lifestyle - Lynda Hasibuan & Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
07 June 2021 13:10
Ilustrasi Pesta AP/ DARIO LOPEZ-MILLS

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Thailand menemukan klaster Covid-19 dari dua klub VVIP di ibu kota Bangkok. Melansir Straits Times, dua klub malam mewah, Krystal dan Emerald berubah menjadi pusat dari ledakan virus corona terbesar dan paling mematikan di negara itu.

Dari dua lokasi itu diketahui puluhan orang yang terkait dengan dua klub itu telah dites positif, termasuk beberapa staf dan karyawan, seorang duta besar, serta seorang menteri pemerintah. Menteri itu terinfeksi Covid dari ajudannya yang sering berkunjung ke klub malam itu.


Dengan menyandang statusnya sebagai klub VVIP, para pengunjung di Krystal dan Emerald seringkali masuk tanpa masker. Mereka juga tidak mengindahkan protokol kesehatan Covid-19.

Hal ini lantas memunculkan amarah besar publik yang mengira bahwa orang kaya dapat melakukan apapun yang diinginkannya. Termasuk beraktivitas tanpa mengindahkan peraturan protokol Covid-19.

"Partai orang kaya dan orang miskin menanggung akibatnya," kata Sittichat Angkhasittisiri, ketua lingkungan di daerah kumuh terbesar di Bangkok, Khlong Toey, dikutip Senin (7/6/2021).

Pihak kepolisian sendiri saat ini mengaku sedang dalam penyelidikan mendalam atas insiden pelanggaran protokol di Krystal dan Emerald. Mereka mendalami setiap dugaan pelanggaran yang terjadi di klub itu, termasuk dugaan prostitusi.

Sejauh ini mereka telah menetapkan pengelola kedua klub sebagai tersangka. "Kasus Krystal masih dalam penyelidikan," kata Mayor Jenderal Sophon Sarapat, Komandan Divisi Kepolisian Metropolitan Bangkok.

Thailand sebelumnya mendapat apresiasi internasional atas penanganan Covid-19 yang dilakukannya. Sebelumnya negara itu mencatat total kurang dari 5.000 kasus hingga November lalu.

Namun beberapa minggu belakangan Thailand mengalami ledakan kasus Covid-19. Bahkan sempat terjadi rekor infeksi harian sejumlah lebih dari 5.800 kasus di akhir Mei. Sementara itu jumlah total infeksi sekarang mencapai 175 ribu.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading