Internasional

Good Bye, Debenhams Resmi Tutup Toko Terakhirnya

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
18 May 2021 10:55
A man wearing a face mask to curb the spread of coronavirus walks past a coronavirus information sign displayed next to the closed Debenhams flagship department store on Oxford Street in London, Saturday, Feb. 6, 2021. Online fashion firm Boohoo has bought the Debenhams brand and website for 55 million pounds (dollars 75 million), in an acquisition that will see one of Britain's oldest department store chains turned into an online-only operation, a shift accelerated by the coronavirus restrictions, and the 118 stores will close. (AP Photo/Matt Dunham)

Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu ritel ternama dunia, Debenhams, resmi menutup 28 toko secara permanen. Ini menjadi langkah baru dari rencana penutupan semua toko offline ritel tersebut.

Mengutip BBC Internbational (18/5/2021), diskon besar-besaran sudah ditawarkan ke konsumen. Perusahaan pun akan fokus untuk penjualan secara online.


Ritel berumur 240 tahun ini memiliki 150 toko di Inggris. Namun, perusahaan mengalami kebangkrutan karena penurunan penjualan sejak 2019.

Pandemi Covid-19 pun memperparah keadaan perusahaan. Pada bulan Desember, pemilik mengumumkan bahwa bisnis akan ditutup dan 12.000 karyawan bakal di PHK

Setelah terpukul karena lockdown sejumlah negara, 97 toko dibuka kembali untuk menghabiskan stok terakhir. Pada Januari 2021, Debenhams dibeli pengecer mode Boohoo seharga £ 55 juta.

Pada 1950-an, Debenhams adalah department store terbesar di Inggris dengan 110 titik lokasi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, peralihan ke belanja online menggerogoti penjualan dan bisnisnya mulai surut.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading