Internasional

Ada Adzan Berkumandang di Tower Bridge London

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
10 May 2021 13:55
The supermoon rises behind Tower Bridge, in London, Thursday, May 7, 2020. The supermoon is a phenomenon that happens when the moon is at its closest point to the earth and looks larger than usual. (AP Photo/Alberto Pezzali)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ada hal unik yang terjadi di Inggris. Lantunan adzan terdengar dari atas Tower Bridge, jembatan paling ikonik di London pada Jumat terakhir bulan Ramadan 2021.

Adzan magrib tersebut dikumandangkan oleh seorang muadzin bernama Kazi Shafiqur Rahman (35). Rahman melantunkan adzan dengan mengenakan thobe putih dan ghutra Saudi sebagai bagian dari buka puasa virtual antaragama di negara tersebut.


Adzan di Tower Bridge menandai berakhirnya buka puasa yang diselenggarakan oleh Tower Hamlets Homes, Masjid London Timur & London Muslim Centre dan Forum Antar Agama Tower Hamlets.

Dilansir dari Arab News, warga Inggris-Bangladesh tersebut berbicara tentang kepuasan besar yang didapat dari menyampaikan adzan di depan umum, dan betapa bersyukurnya dia karena diberi kesempatan untuk menyampaikan adzan dari Tower Bridge.

"Saya hanya seorang individu biasa dan bagi saya diberkati dengan kesempatan seperti itu adalah merendahkan hati," katanya dikutip Senin (10/5/2021).

Meskipun Rahman telah melakukan adzan di masjid dan acara selama lebih dari dua dekade, ini adalah kedua kalinya dia menyampaikannya di lokasi ikonik di London.

Tahun lalu, dia melakukan adzan di jantung distrik keuangan London, Canary Wharf. Video penampilannya saat melantunkan adzan sudah ditonton jutaan kali.

Rahman menambahkan dia berharap untuk menyampaikan adzan di lokasi ikonik global lainnya, seperti Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi.

"Setelah menyampaikan adzan di Canary Wharf tahun lalu, saya menyadari bahwa adzan adalah pesan yang kuat dan saya mengirimkannya ke seluruh dunia melalui media sosial," kata Rahman.

"Itu memiliki jangkauan yang sangat besar bahkan di LinkedIn, dan banyak non-Muslim mengatakan betapa memesona mereka menemukan adzan, dan bertanya tentang apa itu sebenarnya," tambahnya.

Rahman, yang berbasis di London, mengatakan dia berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberinya anugerah suara yang merdu untuk melantunkan panggilan shalat umat muslim tersebut.

"Saya hanya orang biasa tetapi saya merasa Tuhan telah menganugerahi saya dengan suara dan kesempatan seperti itu, yang keduanya saya syukuri. Saya merasa puas karena adzan yang saya sampaikan dihargai di seluruh dunia. Itu membuatku semakin memuji Tuhan," tutupnya.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading