Terjerat Skandal Seks, Harun Yahya Dihukum 1000 Tahun Penjara

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
12 January 2021 13:47
Harun Yahya  (Tangkapan layar via website harunyahya.com) Foto: Harun Yahya (Tangkapan layar via website harunyahya.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penulis buku Harun Yahya alias Adnan Oktar membuat geger. Ia terlibat skandal penyerangan seksual dan pelecehan terhadap anak di bawah umur.

Akibatnya pria yang terkenal dengan sejumlah buku-buku tersebut dihukum 1.075 tahun 3 bulan penjara oleh Pengadilan Turki, Senin (11/1/2021). Kaki tangannya juga dihukum 186 tahun hingga 211 tahun penjara.


Melansir AFP, ia menolak semua dakwaan. Ia menyebut tak ada pelecehan seksual namun mengiyakan ia memiliki banyak kekasih hingga 1.000 wanita.

"Ada luapan cinta di hati saya untuk wanita. Cinta adalah kualitas manusia. Itu kualitas seorang Muslim," ucap Oktar dalam beberapa sidang. "Saya luar biasa kuat."

Selain pelecehan seksual dia dinyatakan bersalah karena mendirikan dan memimpin organisasi kriminal. Termasuk melakukan spionase politik dan militer.

Ia disebut telah membantu kelompok yang dilarang di Turki pimpinan Fethullah Gullen. Kelompok tersebut (TFO) dinyatakan sebagai organisasi terlarang setelah gagal mengkudeta pemerintah Presiden Erdogan tahun 2016.

Dilansir dari BBC Harun Yahya dikenal sebagai penulis buku best-seller bertema Islam. beberapa bukunya mengklaim ia telah membongkar 'kerja sama rahasia' yang dilakukan oleh pemerintahan bayangan Inggris di Turki dan di kawasan.

Ia aktif berkampanye soal gerakan anti-semitisme. Ia juga menolak Holocaust. Ia pun sempat terkenal karena menentang keras teori evolusi Charles Darwin soal penciptaan alam semesta,


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading